Tampilkan postingan dengan label ABOUT ME. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ABOUT ME. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juli 2016

The Diary of Melancholy Part 2

The Diary of Melancholy Part 2
“Kegalauan Bus Kota”

Sumber: blog sebelah

Notes: Bagian ini adalah lanjutan dari Part 1

Dari dalam bus terlihat ramainya penampakan kota Depok di pinggiran. Hilir mudik kendaraan memadati sudut kota, mirip seperti di Jakarta. Ini adalah kali pertamaku merasakan nuansa kota Depok, yang sebelumnya hanyalah sebagai kota transit untuk pergi ke daerah wisata di Jawa Barat. Kalau diperhatikan kota ini tidak semenarik Bandung dan Jakarta. Tetapi nuansa metropolitan di kota ini cukup mengingatkanku akan betapa banyaknya kenangan manis yang tersimpan di Jakarta.

Sunyi dan senyap penumpang bus menggambarkan jiwa-jiwa yang bersemangat namun terpaksa mengalah dengan lelahnya perjalanan. Bahkan ada yang tertidur pulas sampai-sampai mengorok di kursi belakang. Mungkin jika ini adalah bus kampus dan yang tertidur pulas itu adalah temanku, sudah kurekam videonya dengan judul dengkuran sapi idul adha. Aku sampai tertawa membayangkan jika itu benar-benar terjadi, pasti nge-hits di kampus.

“Tok..  Tok..  Margonda, margonda..!” Suara kenek setelah mengetok-ngetok dinding bus.
Suara pendamping setia si supir dengan lantang menggelegar ke seluruh penjuru bus. Terlihat beberapa kali muka-muka mengantuk penumpang terbangun dan memberikan sinyal penasaran dengan suara kenek bus. Ada yang bangun dan melihat sebentar, ada yang bingung dan bertanya ke penumpang di kursi sebelah, namun setelah itu tidur lagi. Memang suara kenek bus paling efektif untuk membangunkan orang, mungkin kalau jadi muazin shubuh cukup mumpuni asalkan yang bangun tidak tidur lagi.

Si kenek memberitahukan bahwa sebentar lagi akan sampai di Margonda. Margonda adalah tempat dimana hutan kota berada dan tepatnya bersebelahan dengan kampus Depok. Aku pun bersiap-siap menyambut kampus tetangga atau mengacak-acak kampus tetangga demi mengisi liburan sepi ini. Aku maju ke bagian peron depan untuk turun dari bus.

Seketika itu aku merasakan hamparan hawa panasnya kota Depok yang terbalut bau knalpot kendaraan. Suasananya sangat jauh berbeda dibandingkan dengan kota Bandung. Sekarang sudah pukul enam belas tapi terasa seolah seperti jam dua belas siang di Bandung.

“Tok.. Tok.. Lanjuut.. !” Suara kenek bus untuk pergi. Memang sepertinya selalu ada ketukan sebelum bicara adalah kelakukan standar kenek bus.

Aku turun dan berjalan kaki sebentar di pinggir hutan kota sembari merekam dengan kamera tiga puluh dua mega piksel hasil pinjaman. Karena nampaknya tidak mungkin anak kosan sepertiku membeli kamera hanya untuk liburan, setiap hari saja makan pas-pasan. Aku melihat jam tanganku dan baru ingat bahwa sekarang sudah lewat waktu ashar aku segera mencari masjid dan bertanya ke seorang bapak-bapak di trotoar.

“Masjid kampus paling dekat dimana ya, Pak?”
“Lurus aja..  Nanti juga keliatan..” kata si bapak.

Aku berjalan lurus dan mengikuti arahan bapak tersebut dan saat perjalanan aku melihat hal yang tak terduga. Jantungku deg-degan melihat seorang wanita di dekat pelataran masjid. Sepertinya aku mengenalinya, apakah mungkin dia ada di sini? Aku perlahan memberanikan langkahku dan mencoba untuk menyapa. Meskipun kenyataan bahwa jantung ini berdetak layaknya genderang perang. Dengan pasti aku meyakinkan diri untuk menyapanya, perlahan demi perlahan.

Dia mengenakan kerudung merah muda dan sedang bersama dengan teman-temannya. Tapi apakah itu dia, atau aku hanya berhalusinasi? Sepertinya tidak mungkin. Meskipun hanya dari kejauhan aku melihat wajahnya, aku seperti merasakan dunia yang lain di kala senja. Mungkin ini adalah takdir atau mungkin ilusi?


(Bersambung Part. 3)

Sabtu, 02 Juli 2016

The Diary Of Melancholy Part 1


The Diary Of Melancholy Part 1
“Perjalanan Sunyi”

Gambar Bus Damri Bandung(Sumber blog sebelah)

           Pernahkah kalian merasakan cinta yang sulit untuk dilupakan? Cinta yang benar-benar melekat dihati bahkan sampai kau tidak pernah bisa melupakannya. Jikalau aku tahu mungkin waktu dan tempat bisa begitu menyiksa hati yang dilanda cinta, mungkin takkan pernah kubiarkan dia pergi dari hidupku. Genggaman cinta ini begitu erat menuntunku untuk merindukannya, meski telah berlalu tiga tahun yang lalu dia pergi dan tak pernah kembali. Siapa sangka bahwa hati berkelana dan tetap menanti.
Kota Bandung adalah kota yang indah, satu hal yang sering kuperhatikan adalah banyak sekali sepasang kekasih yang sedang berpacaran bersebaran di sudut kota, kursi taman, pinggir jalan, dan kampus. Hal yang mungkin sudah biasa kulihat tiap hari di tribun-tribun jalanan. Tentu perasaanku saat melihatnya bercampur aduk, serasa kesal dan juga menyesal karena aku tidak memiliki kekasih seorang pun. Namun bukan berarti aku tidak bisa, melainkan karena aku memiliki komitmen untuk tidak berpacaran lagi setelah kejadian yang menyakitkan ketika masa sekolah dahulu.
Kalender ini mengingatkanku, bahwa sebentar lagi adalah akhir semester genap. Suasana menjelang liburan serasa lebih mencekam untuk para mahasiswa karena menunggu nilai akhir semester muncul di website akademik. Ya, itu adalah kejadian biasa yang sering terjadi di kampusku. Aku kuliah di sebuah kampus kecil di kota Bandung yang selalu ramai saat liburan. Namun bukan berarti setelah dua tahun aku berkuliah di sini tidak merasakan bosan sama sekali. Pasti ada rasa ingin sekali mencicipi kehidupan di kampus tetangga. Berhubung hampir seluruh kampus di Bandung pernah aku kunjungi, tidak salah kan jikalau aku pergi ke kampus di kota lain?
Sekarang sudah minggu akhir bulan Mei, artinya kampus sudah libur dan selesai ujian semester. Aku berpikir untuk melakukan rencana perjalanan ke kampus Depok. Entah kenapa kampus itulah yang pertama kali terlintas di pikiranku, mungkin karena banyak sahabat dan kolega yang kuliah di sana.
Pagi hari aku bersiap-siap dan mengemas barang-barang, pakaian setidaknya cukup untuk menginap minimal tiga malam di Depok. Untuk persiapan aku membeli beberapa snack untuk perjalanan dan sebuah kotak kecil spesial untuk hadiah di pasar Simpang Dago. Setelah itu aku menunggu bus ke arah Leuwipanjang untuk perjalanan langsung ke Depok.
“Cuma kamu,..”
“Dan hanya kamu..”
“Jikalau engkau jadi istriku..”
“Bahagia sampai kau tua..”
Begitulah sebuah peggalan lirik lagu yang aku dengar dari dalam bus yang bersumber dari handphone seorang penumpang. Dan kuperhatikan bahwa itu adalah nada dering telepon milik orang tersebut. Agar tidak mengantuk dalam perjalanan aku memakan snack satu persatu. Tidak disangka akhirnya sampai juga di terminal Leuwipanjang.
Sekarang tepat matahari sudah hampir tepat di atas kepalaku. Meskipun udara di Bandung ini tergolong sejuk dengan cahaya matahari yang terik, udara dari knalpot kendaraan umum membuatku beberapa kali menutup hidung. Aku segera memasuki bus arah Depok. Cukup lama menunggu bus berangkat hampir tiga puluh menit dan akhirnya bus pun berangkat dari terminal. Dalam perjalanan aku memasang headset di telinga dan mendengarkan playlist yang sering aku putar.
“Terlalu manis..”
“Untuk dilupakan..”
“Kenangan yang indah bersamamu..”
“Tinggallah mimpi..”
Lirik nostalgia masa lalu terdengar mengalun di telinga, sebuah lagu dari grup band Slank. Mengingatkanku tentang betapa indahnya kenangan saat kita masih bersama dan belum terpisah seperti saat ini.
(Bersambung Part-2)

SPOILER:

Selasa, 23 September 2014

BINARY 1101(MATRIKULASI HMIF)


CINTA 01


TIANG MAN OF THE DAY

Matahari telah melewati paruh hidupnya hari ini. Sedikit tergelincir ke arah barat dn menyingsingkan bayang-bayang setiap insan. Hampir cerah di keseluruhan kota Bandung. Tiada saat yang paling nyaman kecuali liburan menunggu ramadhan dengan kegiatan. Yap, kegiatan kampus selalu ada dan mengisi kesibukan seorang mahasiswa yang baru dijuruskan ke bidang informatika dengan NIM baru yang menggantikan NIM lama yang sudah kusam dan rapuh (ciee.. lebay).

Bagi saya tidak seru hidup di kampus tanpa kegiatan ekstra seperti organisasi dan diisi dengan acara-acara seru nan lebay. Kuliah tanpa organisasi itu bagaikan makan indomie tanpa telor, enak sih tapi gak greget. Karena saya masih baru dijuruskan pasti agenda utama yang dihadapan saya adalah osjur. Osjur jurusan yang saya masuki ini disebut SPARTA.

HMIF adalah sebuah himpunan mahasiswa bidang Informatika dan Sistem Teknologi Informasi. Siapapun yang ingin memasuki gerbang pintu kerajaan himpunan ini pasti akan melewati SPARTA. Acara yang dikemas seseru mungkin namun dengan esensi yang penting. Selalu ada saja keceriaan dan keseruan yang bisa ditertawakan dalam acara ini.
(wkkwkw…^_^ )

            Ini merupakan pertemuan pertama saya pada acara SPARTA. Saat seekor kortang yang bernama Nicholas menjadi korban keganasan seekor tiang. Dimulai mobilisasi ke ruangan keramat dengan AC super besar namun tetap panas dan kapasitas penghuni seratus dua puluh orang. Ruangan ini memiliki nomor tujuh enam nol dua. Angka misterius yang katanya selalu dikenang karena merupakan tempat angker untuk kuliah dan digunakan setiap saat.

            Di ruangan yang gerah dan panas ini, saya dapat pencerahan  tentang klub-klub di HMIF. Eitss,.. bukan klub gelap atau klub malam, tapi klub yang berkreativitas dan penuh keseruan. Beberapa contoh seperti klub futsal, gamers, jalan-jalan,dll. Seru banget ya!!

            Nah, saya juga diajarkan tentang Mars Informatika(bukan planet mars loh ya…)
, Hymne dan lagu-lagu.  Dilanjutkan oleh perkenalan teman-teman saya yang imut-imut.

            Pertama adalah Visat, pria bernama satelit ini adalah orang yang cuek dan tergolong jarang bergaul. Tapi itu dulu, sekarang  udah jadi begitu deh…(Hayoo penasaran kan…). Yang kedua adalah Candy (bukan permen loh ya…  tapi , emang namanya kayak gitu). Permen ini(eh, Candy maksudnya) adalah teman sekelas fisika saya selama dua semester. Dia berkacamata, pendek, dan tidak kurus. Lalu perkenalan berikutnya adalah anak manusia, seorang wanita yang pernah dicalonkan sebagai Srikandi di ITB.(Waduh apaan tuh?) Ya, Itu adalah acara saingan abang-none dan miss Indonesia dengan peserta kemungkinan jomblo. Berikutnya Cat Woman, iya wanita kucing, dia suka kucing tapi gak pernah bisa berubah jadi kucing.(Yaiyalah, kan bukan siluman). Dia akan mengangis dan marah jika ada kucing yang terkhinati.
            Acara sudah semakin sore dengan mentari sudah tidak seperkasa siang hari, saya dan kawan-kawan dimobilisasi ke Saraga. Disinilah legenda Tiang Man of The Day dimulai.  Bermain bentengan dengan angkatan atas-yang disebut CAPTCHA . Saking seru dan hebohnya acara, sampai ada kutukan yang terjadi. Sebuah tiang berinisial “T” telah tertabrak makhluk berinisial “N” yang merangkap jabatan sebagai koordinator angkatan saat itu. Akibatnya makhluk itu(N for Nicholas) mendapat empat belas jahitan di muka. Hal ini tidak sia-sia karena akhirnya Nicholas lah yang menjadi Man of The Day.

ALL ABOUT MAHASISWA

            Gedung ini tak asing lagi bagi mahasiswa tahap persiapan bersama. Gedung yang biasa digunakan untuk kuliah umum namun terletak berhadapan dengan gedung Comlabs. Tapi hati-hati, jangan sampai tertukar dengan gedung TVST karena bentuk yang mirip dan terletak sebelahan. Tepat sekali ini disebut Oktagon dengan bentuk segi delapan.

            Dengan suasana matahari yang masih terik, disinilah kami berkumpul di hari kedua SPARTA. Pada hari ini saya disuruh membawa uang lima belas ribu rupiah untuk biaya pendidikan. Maklum menyewa orang yang sudah senior dan aktif di Kabinet Mahasiswa. Kemudian saya dimobilisasi ke ruangan angker bernomor tujuh enam nol dua.

Materi yang dibahas kali ini tentang Kabinet Mahasiswa, Komponen-komponennya, Garis waktu atau sejarah kemahasiswaan di ITB, Aturan Dasar Anggaran Rumah Tangga Kabinet Mahasiswa, Bagan Kabinet Kemahasiswaan, dan terakhir tentang pengenalan Kabinet Mahasiswa periode 2014.

Setelah itu dibagi lima kelompok untuk berdebat. Kelompok-kelompok ini dimoderatori oleh Reza. Semakin ramai acaranya karena debat itu pasti ada yang lucu jika salah logika.

Seperti biasa ritme SPARTA sebelumnya, saatnya pengenalan individu. Dimulai dari Randi, seorang anak kecil baik hati, jika besar tetap bagi saya kecil (kidding). Kedua adalah Eveline Purnama , dia punya nama cina yang saya gak ngerti, karena saya cuma pernah belajar bahasa arab. Lanjut yaitu Prabowo, tapi dia bukan capres kita, nama lengkapnya adalah Faisal Prabowo, namun karena dia sering menjarkom orang, saya selalu menyebutnya faisal jarkom.  Nah, yang terakhir ini tidak bisa terlihat saking gelap kulitnya. Namanya Miftah dia suka kelelawar, mungkin dia pernah masuk goa dan menghilang.

Akhir dari pertemuan ini berjalan dngan damai dan tenteram tanpa tawuran.(yayalah) Sehingga predikat Man of The Day diberikan kepada Chairuni Aulia. Maklumlah, udah biasa debat bahasa Inggris. Tapi saya tidak kalah karena saya jawara Olimpiade Fisika(sombong).








AMAZING RACE

            Hari ini adalah hari sabtu dengan mentari belum terlalu lama tampil di singgasana. Masih pagi hari sekitar pukul tujuh tiga puluh. Dimulai dengan berkumpul di gedung yang beersegi delapan yaitu Oktagon. Kemudian dilanjutkan dengan mobilisasi ke lapangan sipil. Di lapangan sipil dilakukan cek kehadiran, cek spek, doa bersama, dan menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Cek spek dipimpin oleh Kevin Yauris dan bernyanyi dipimpin oleh Andra.
            Selanjutnya, dipimpin oleh kak Yanfa dan kak Kanya, dilakukan perkenalan oleh peserta yaitu Ivan  (penggemar cherrybelle dan JKT 48 ), Raihannur (Dskripsinya gitu y..), Irfan, Yoga, Marcel , dan seorang panitia SPARTA, Kak Bram.
Selesai perkenalan diri, saya diberikan penjelasan tentang Amazing Race. Dalam Amazing Race ini ada 3 pos wajib dan 7 pos sunnah. Diberikan 3 clue tentang 3 pos wajib tersebut, yaitu:

Clue 1: Taman rias depan bang beni
Clue 2: Melihat dalam gelap
Clue 3: Taman dimana aku ga olahraga
Pukul 09.30, peserta berangkat ke pos. Pos wajib pertama bagi kelompok saya adalah pos clue 2. Di pos ini, ada kak Ahmad, kak Susanti, dan kak Ghani yang menjelaskan tentang komunitas Cyber dan Web di HMIF. Kemudian dilakukan games berupa menerbangkan pesawat kertas sejauh jarak yang ditentukan. Kelompok saya gagal sehingga tidak mendapat apa-apa.
Pos wajib kedua adalah pos clue 1. Disini dijelaskan tentang komunitas Mobile App dan Games. Games yang diberikan adalah mengurutkan anggota kelompok berdasarkan urutan tertentu, seperti tanggal ultah mantan, panjang leher, jumlah saudara, dll. Kelompok saya berhasil memenangkan 2 buah lidi panjang.

Pos wajib ketiga adalah pos clue 3. Disini dijelaskan tentang komunitas Competitive Programming. Games yang diberikan adalah melepaskan simpul dari rafia. Kelompok saya membutuhkan 30 menit untuk menyelesaikannya. Karena berhasil, kelompok saya mendapat hadiah kain perca.

Pos sunnah pertama terletak di Gasibu, dengan clue “Kentutnya istrinya kakeknya anaknya kakak saya.” Di pos ini, setelah ishoma, diberikan games yaitu menjumlahkan 4 buah angka agar menjadi angka 24. Kelompok saya mendapat 2 kertas krep dari pos ini. Selain itu, dijelaskan juga tentang startup perusahaan di HMIF.

Pos berikutnya memiliki clue berupa nomor telpon sebuah SMP. Di pos ini diberikan game berupa hangman. Kelompok saya mendapat 1 plastik di sini. Di sini juga dijelaskan tentang karya-karya anak HMIF, salah satunya aplikasi Smoothie yang bisa mengubah lagu yang diputar sesuai mood pendengar.

Pos sunnah ketiga memiliki clue Good R-Wind (Bagus R-Angin). Games di pos ini adalah memindahkan 4 karet gelang dengan sedotan sekali bolak-balik. Di pos ini hadiahnhya adalah 1 kardus. Disini dijelaskan tentang salah satu karya anak HMIF berupa aplikasi pemantau kemacetan.

Pos terakhir memiliki clue logo Rabbani dan tulisan DU. Games disini berupa 10 pertanyaan seputar 2 buku karya anak HMIF, salah satunya yaitu buku Viva Smanda. Kelompok saya menjawab 4 pertanyaan sehingga mendapat 2 pasang sumpit. Disini dijelaskan bahwa karya HMIF tidak selalu tentang programming, tetapi bisa juga berupa sastra dan lain sebagainya. Setelah dari pos ini, peserta kembali ke ITB untuk ishoma.
Setelah istirahat, barang-barang yang didapatkan sepanjang games dan barang-barang yang dibawa (gunting, selotip, alat mewarnai, lem fox) harus digunakan untuk membuat karya bebas yang akan dipresentasikan di depan panitia dan peserta lainnya. Waktu yang diberikan adalah 1,5 jam. Kelompok saya membuat sebuah akuarium dengan background pertandingan bola dengan 4-5 orang-orangan kertas yang sedang menonton pertandingan bola, ditambah bendera HMIF. Makna karyanya adalah HMIF nonton bola.
Karna waktunya mepet, tiap kelompok cukup mengenalkan karyanya saja, sementara penjelasan akan dilakukan di day SPARTA selanjutnya. Acara ditutup sekitar pukul 17.30.
Kesan saya mengenai day 3 ini adalah acaranya sangat menarik, dengan berbagai games dan penjelasan yang dikemas dalam kegiatan Amazing Race, sehingga acaranya jadi lebih seru. Saya cukup menyesal karena ketinggalan penjelasan yang disampaikan saat day dan tidak bisa merasakan keseruan day 3 ini bersama kelompok saya.







KULI DADAKAN

            Pada pagi yang cerah ini, matahari tampak bersinar terang. Tak satupun sang penutup matahari terlihat melainkan bagai lembaran tipis di langit luas. Sangatlah cerah untuk sebuah hari dengan senyuman. Hari ini adalah tanggal empatt belas juli.
            Tema acara Sparta kali ini adalah bebagi senyuman. Diawali dengan saya berkumpul di Lapangan Cinta yang penuh cinta. Setiap kelompok pada acara ini membuat karya-karya dari amazing race, dan masing-masing menjelaskan esensinya.
            Saya sekelompok dengan Hanifa di kelompok dua. Kita membuat karya TV Sparta. Eh, bukan kita deh. Jujur, saya gabut banget dalam karya ini dan voila.. tiba-tiba udah jadi.
            Setelah itu saya dibagi menjadi kelompok kecil berjumlah 3 orang seperti roda bajaj. Yaitu saya, lukman, dan wawan. Kami ditugaskan di Pasar Cihaurgelis dan saat itu kami berputar-putar terlebih dahulu keliling-keliling pasar sebelum membantu seorang kuli tukang angkut barang. Kalau kelompok lain ngupas kacang sambil ngobrol, kami malah gak bias ngobrol dulu. Angkut dulu semua barang-barang baru kita berbincang-bincang dengan salah satu kuli di Paasar.
            Kuli-kuli di pasar ini rata-rata tidak berpuasa karena tuntutan kerja yang berat sehingga ketika wawancara, si abang asik merokok. Saya suddah biasa melihat kejadian seperti ini karena saya juga tinggal di dekat pasar. Saya mendengar betapa sulitnya berjuang untuk hidup hanya untk pekerjaan halal, saya mendengar bahwa ada diantara mereka yang sudah S1 tapi kerjanya jadi kuli. Itu membuat saya prihatin dan tantangan sendiri bagi mahasiswa.
            Ada juga kakek-kakek tukang becak yang membawa adonan tepung puluhan kilo untuk diberikan kepada penjual kerupuk. Saya membantu membawakan adonan tersebut sementara teman saya gak mau angkut katanya berat. Waduh nguli lagi nih saya.
            Tapi, Alhamdulillah akhirnya semua sudah selesai, merekapun senang dengan bantuan kami meskipun cuma bantu sebentar. Tapi saya melihat mereka senang masih ada yang peduli terhadap mereka. Setelah itu kami beristirahat di POM bensin sekitar Pasar Cihaurgeulis. Dan berhenti ketika disuruh kumpul jam sebelas untuk kembali ke ITB.

Minggu, 24 Maret 2013

JALAN2 (WALKING ON ITB)


WALKING ON ITB (JALAN2 DI ITB)

Hari Sabtu, tanggal 23 maret 2013….  W pergi ke bandung……
Gak lupa w ngunjungin kampus ITB yang dulu namanya HOOGERSCHOOL TECHNISCHE…. 
Bodo amat mengenai nama….  Asal lu tau, di brosur-brosur tentang ITB ditulis kalo ITB adanya di jalan Ganesha… padahal pas w liat jalan menuju ITB, gk ada jalan ganesha yang ada jalan Ganeca….  Dan gedung sate yang namanya GASIBU…  tulisan aslinya adalah GAZEEBOU….  Dari dua premis ini w berkesimpulan bahwa orang alay pertama berasal dari kota ini (BANDUNG)…
Di deket gedung sate juga lagi ada festival sepeda ONTHEL….  Dan ini fotonya


Kamis, 03 Januari 2013

TENTANG CINTA PART.1


TENTANG CINTA (PART 1)
Tentang cinta, sangat menarik jika kita membahas hal ini. Kebanyakan orang hanya merasakancinta namun tidak mengerti apa itu cinta. Sebagai seorang manusia yang dikaruniai akal oleh Sang Pencipta seharusnya kita menggunakannya dalam kehidupan ini. Pertanyaan mengenai cinta akan lebih seru untuk seseorang yang sudah beranjak dewasa atau remaja seperti yang membaca tulisan ini (ayo ngaku), secara sadar saya menyadari bahwa remaja adalah masa transisi, masih sangat perlu belajar dan memahami masalah tentang cinta. Kalau orang dewasa gak akan terlalu peduli tentang tulisan ini, kalau remaja seperti kamu pasti nge-search di google terus ketemu tulisan ini. Dalam psikologi cinta memiliki penempatan penting karena selalu menjadi pertimbangan saat dia akan melakukan sesuatu hal pada orang yang ia cintai. Ok, tadi baru prolog ini baru intinya.

Rabu, 02 Januari 2013

HIKMAH SEBUAH FILM

Jakarta, 1 Januari 2013

Setelah melihat film “Malaikat Tanpa Sayap”, aku menyadari ada 2 hal yang membuatku sangat lemah dan hal itu yang belum aku punya yaitu ketenangan hati dan bahagia yang hakiki.

CATATAN HARI GURU SMAN78 XII IPA G 2012


Mungkin harus butuh katalisator kegilaan biar bisa mengungkapkan segala sesuatu dengan seni, tanpa seni segala sesuatu terasa sepi tak berwarna….

Rabu, 19 Januari 2011

BIOGRAFI SAYA

Saya lahir di Banjarnegara, 6 Maret 1994. Sejak lahir saya hanya tinggal di desa selama 2 tahun. Pada tahun 2 saya baru bisa berjalan meskipun seringkali terjatuh dan pada umur tersebut saya dan keluarga hijrah dari desa ke kota Jakarta. 
Saya baru masuk SD  pada umur yang sudah telat yaitu kira-kira 7 tahun. Saya pertama kali sekolah di SD 14 Petang Kemandoran Jak-Sel.  Di sana prestasi saya selalu menurun akibat situasi sekolah yang kurang kondusif dan sering terkena banjir, meskipun sekarang sudah lebih baik daripada dahulu.
Akhirnya saya sekeluarga memutuskan untuk pindah sekolah ke SDN 05 Pagi Suk-Ut, bonjer. Alhamdulillah saya mendapatkan prestasi yang selalu meningkat dan saya mendapatkan predikat seolah-olah murid terbaik di sekolah tersebut.Di sini saya mulai menggemari mata pelajaran matematika karena saya sering mendapat nilai bagus di dalamnya.
Saya baru mengaji saat kelas 5 SD. Dalam pengajian saya langsung memulai dengan iiqro'2 karena saya merasa sudah hafal huruf hijaiyah. Selama setahun saya hanya belajar hukum tajwid dan mendengarkan apa yang dibaca oleh orang-orang yang lebih senior dari saya. Dalam rentang waktu tersebut saya benar-benar terlatih, sehingga dengan cepat saya sudah bisa baca Al-Qur'an dan sudah bisa menghafalnya.
Pada tahun 2006, saya sudah kelas 6 SD , tibalah saat perpisahan sekolah. Saya kembali mendapatkan prestasi yang sangat berharga bagi saya, yaitu peringkat pertama NEM terbaik di sekolah tersebut.
Pada tahun 2007, saya masuk kedalam jenjang yang lebih tinggi yaitu jenjang SMP. Saya memilih SMPN 229 sebagai sekolah pilihan saya karena faktor persahabatan antara teman-teman SD saya yang ingin masuk sekolah tersebut, meskipun saya mampu masuk SMP 111.
Di SMP prestasi matematika saya semakin tak dapat diragukan lagi. Saya mendapatkan juru kunci matematika dan sangat sering mengikuti seminar dan lomba-lomba pelajaran intrakurikuler. Beriring sejalan dengan waktu saya selalu menjadi andalan di bidang matematika. Sampai suatu ketika saya didaftarkan oleh guru IPA untuk mengikuti OSN fisika dan saya berhasil lolos seleksi kotamadya. Itulah awal saya menyukai pelajaran fisika.
Pada kelas 9 tahun 2010 saya sudah lulus dengan nilai UN yang memuaskan, tidak lupa saya juga menyanyikan lagu CINTA(dbagindaz) saat perpisahan SMP.
Saya sangat tertarik pada satu sekolah yang dekat dengan rumah saya dan saya juga suka dengan pelatihan OSN fisika yang ada di san , akhirnya saya memilih untuk masuk SMA tersebut. 
Itulah SMAN 78 .

Entri Populer

Pengikut