Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Desember 2012

REFERENSI BIOLOGI SMA DAN OSN BIOLOGI

 BIOLOGI ACUAN DASAR UNTUK SMA DAN OSN BIOLOGI...
CAMPBELL'S BIOLOGY 8'TH EDITION....
GET FREE BY CLICK THIS LINK...
DOWNLOAD

SEL HEWAN

Pengantar
Bagaimana struktur Organisme?
Setiap makhluk hidup tersusun dari sel. Sel merupakan kumpulan materi paling sederhana yang mampu hidup. Organisme sederhana seperti Amoeba tediri atas satu sel saja, sedangkan hewan tingkat tinggi dapat terbentuk dari puluhan bahkan ratusan trilyun sel.

Setiap sel merupakan struktur yang sangat terorganisasi, yang bertanggung jawab atas bentuk atau fungsi organisme. Di dalam sel terdapat air, garam mineral makromolekuler dan membran sel yang mampu membuat sel menjadi hidup. Seorang anak kecil misalnya, susunan tubuhnya dimulai dari sekumpulan sel yang bentuk dan fungsinya sama membentuk jaringan. Beberapa jaringan akan bekerjasama dalam melakukan proses tertentu membentuk organ. Beberapa organ dengan koordinasi otak akan bersatu padu melaksanakan "proses kehidupan", misalnya bernafas berproduksi, dan sebagainya, membentuk sistem organ.

Setiap sel memiliki bentuk, ukuran sifat dan fungsi yang berbeda. Namun demikian, dalam banyak hal sel mempunyai persamaan. Setiap sel memiliki membran tipis yang berfungsi melindungi dan sebagai tempat lalu lintas zat. Di dalam membran terdapat sitoplasma yang mengandung organel-organel dengan bentuk dan fungsi yang khas.
Sel hewan umumnya mempunyai inti dan sejumlah organel seperti mitokondria, 
Retikulum endoplasma badan golsi dan lisosom. Organel lisosom dan sentriol adalah khas sel hewan.

Membran Sel
Pada permukaan sel terdapat membran sel yang membatasi sel dengan lingkungan luarnya, dan 
mengendalikan pertukaran zat antara sel dengan lingkungan luar. Membran sel tersusun atas lipoprotein dan bersifat "selektif permiabel".
Lipoprotein : 
pada membran sel merupakan gabungan Lipida dan protein. Lapisan lipidanya terdiri atas glikolipid, fosfolipid dan sterol, sedang lapisan proteinnya terdiri atas glikoprotein.
Seleksi permiabel : 
kemampuan membran plasma untuk memilih zat-zat yang diperlukan saja agar dapat masuk ke dalam sel, sedang yang tidak diperlukan ditahan. Transport melalui mambran sel ini berfungsi untuk : menjaga kestabilan pH, memperoleh, bahan makanan, membuang racun dan menjaga keseimbangan konsentrasi.
Fungsi penting membran sel adalah :
- Mengatur pertukaran zat
- Tempat berlangsungnya reaksi kimia
- Sebagai penerima rangsang
- Sebagai pelindung
Transport zat melalui membran sel dapat berlangsung tanpa energi disebut transport pasif, misalnya difusi dan osmosis. Sedangkan yang membutuhkan energi disebut transport aktif, misalnya endositosis dan eksositosis.
Difusi : 
perpindahan zat larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan berkonsentrasi rendah (hipotonis). Misalnya : Molekul sirop yang konsentrasinya tinggi akan bergerak dalam air yang konsentrasinya rendah.

Osmosis : 
Perpindahan air (zat pelarut) dari larutan konsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) melalui selaput semipermiabel. Osmosis dapat memungkinkan terjadinya beberapa peristiwa, seperti :
- Krenasi : Megkerutnya sel hewan karena di tempatkan pada larutan hipotonis
- Haemolisis : Pecahnya sel darah karena di tempatkan pada larutan hipertonis.

Endositosis : 
Peristiwa masuknya zat padat atau cair melalui membran. Misalnya saat luekosit memakai protein 
asing / fagositosis leukosit terhadap protein asing.
Eksositosis : 
Peristiwa pengeluaran zat padat / cair melalui membran. Misalnya proses sekresi enzim oleh kelenjar.
 

Transport aktif dipengaruhi oleh muatan listrik di dalam dan di luar sel, seperti ion (Na+), (K+) dan (CL-). Masuk dan keluarnya ion Natrium dan Kalsium dilakukan oleh pompa Na+ dan K+ dengan energiATP. Pompa Na+ dan K+memompa keluar sel ion Na+ dan ke dalam sel ion K+.

Protoplas
Nukleus adalah bagian terpenting dari sel, di dalamnya mengandung gen yang merupakan cetak biru berupa kode-kode genetik. Nukleus dilindungi oleh membran tipis tersusun atas lipoprotein dengan banyak pori. Setiap pori dilapisi oleh kompleks pori, tersusun dari protein yang mengatur keluar masuknya makromolekul dan zat tertentu.

Di dalam nukleus, terdapat DNA yang berikatan dengan protein menjadi kromatin. Pada saat sel mengalami pembelahan, kromatin akan memendek, menggulung dan memadat membentuk kromosom. Kromosom pada setiap sel selalu berpasangan, kecuali pada sel kelamin. Di dalam nukleus juga terdapat nukleolus, yang berfungsi sebagai tempat perakitan RNA.
Sitoplasma 
Adalah bagian sel yang terdapat di dalam selaput plasma dan di luar nukleoplasma yang merupakan sistem koloid. Larutan koloid dapat mengalami perubahan dari fase sel ke fase gel dan sebaliknya. Bagian cair dari dari sitoplasma disebut sitosol, yang disekitarnya terdapat bermacam- macam organel dan terdapat banyak saluran yang tak terhitung jumlahnya. Saluran-saluran tersebut bercabang-cabang kesegala penjuru dab sangat teroganisasi. Beberapa saluran menuju ke pusat sel (nukleus). Bagian padatnya berupa organel-organel sel.

R.E merupakan organel yang dominan dalam plasma R.E terdiri dari kumpulan tubula yang disebut sisterna. Membran R.E berhubungan langsung dengan membran nukleus yang berfungsi sebagai alat transport antara sitoplasma Retikulum Endoplasma tampak dominan, meliputi separoh lebih dari total membran.
Terdapat 2 macam R.E, yaitu :
  • R.E kasar : RE ini pada permukaan membrannya di lekati ribosom. Fungsi R.E kasar adalah sebagai alat transport protein yang disintesis oleh ribosom
  • R.E halus : Pada permukaan membran R.E halus dilekati ribosom. Berfungsi dalam mensintesis lemak, fosfolipid dan steroid, menawarkan racun dan sintesis Aparatus golgi 
Ribosom:
Merupakan tempat protein disintesis, tersusun atas protein dan RNA. Ribosom ada yang melekat pada Retikulum endoplasma kasar dan ada yang bebas di sitosol. Sebagian besar protein yang dibuat di ribosom bebas berfungsi di sitosol. Sementara protein yang dihasilkan oleh ribosom terikat akan dikirim melalui sisterna RE ke luar sel atau untuk membungkus lisosom.

Badan golgi dijumpai hampir di semua sel hewan maupun tumbuhan, terutama sel yang aktif dalam sekresi. Fungsi badan golgi salah satunya adalah menyempurnakan protein dari retikulum endoplasma. Selain berperan sebagai penyempurna, badan golgi juga memproduksi makromolekulnya sendiri seperti polisakarida . Fungsi lain dari badan golgi adalah untuk membentuk lisosom, membentuk enzim pencernaan yang belum aktif dan mensekresikan zat misalnya protein, glikoprotein, karbohidrat dan lemak. Pada sel tumbuhan, badan golgi disebut Diktiosom yang berfungsi mensekresikan lilin, lendir, dan selulosa untuk membentuk dinding sel.

Lisosom yang dibentuk oleh badan golgi berfungsi mencerna materi secara intrasel yang diambil secara endositosis atau fagositosis. Selama fagositosis sel membungkus makanan dalam vakuola dengan membran yang terlepas dari membran sel secara internal. Kemudian vacuola bergabung dengan Lisosom dan enzim hidrolik akan mencerna makanan tersebut, selanjutnya asam amino monosakarida dan monomer lain akan melewati membran lisosom menuju sitosol untuk memberi nutrisi bagi sel tersebut.
Fungsi lain dari lisosom adalah Autofag. Pada proses autofag lisosom menyingkirkan organel-organel yang selalu rusak dengan mendaur ulang. Pada beberapa kasus lisosom dapat bertindak sebagai kantong bunuh diri, dengan cara mengeluarkan semua enzim hidroliknya yang berakibat sel akan mati. Perusakan sel oleh lisosom secara terprogram penting dalam proses perkembangan organisme, hilangnya ekor berudu.

Mitokondria dilindungi oleh dua lapis membran, membran dalam berlekuk-lekuk disebut "krista". Mitokondria terdapat pada semua sel eukariotik. Berfungsi sebagai The power of house, karena merupakan tempat berlangsungnya respirasi aerob sel. Fungsi krista untuk memperluas bidang 
penyerapan oksigen agar respirasi berjalan lebih efektif.
 

Sentriol hanya dimiliki oleh sel hewan, berjumlah sepasang dilindungi oleh sentrosom. Letak sentriol dekat dengan nukleus, tersusun atas sembilan set mikrotubula. Pada saat sel membelah, sentriol bereplikasi dan menghasilkan benang-benang spindel yang berfungsi untuk melekatnya kromosom.

Sitoskelaton berperan penting dalam pengorganisasian struktur dan aktivitas sel. Fungsi utama sitoskelaton adalah untuk mempertahankan bentuk dan memberi dukungan mekanik sel, hal ini sangat penting untuk sel hewan, mengapa? karena sel hewan tidak memiliki dinding sel, namun demikian sitoskelaton sangat lentur dan kuat, tidak seperti tulang pada hewan. Sitoskeleton tersusun dari tiga macam serabut yaitu mikrotubula, mikrotilamen, dan filamen intermediet.
Peroksisom merupakan organel bermembran tunggal berbentuk agak bulat. Membrannya besifat sangat permeabel sehingga memudahkan keluar masuknya ion-ion anorganik dan ion-ion organik. Pada sel hewan periksisom banyak terdapat dalam sel hati dan ginjal. Periksisom banyak mengandung enzim katalase yang mampu mengubah hidrogen perosida (H2O2) yang bersifat racun menjadi H2O dan O2. Hidrogen peroksida merupakan senyawa samping dari metabolisme.
Mikrotubula, berbentuk tabung berongga, dindingnya terdiri atas 13 kolom molekul tubulin. Berfungsi mempertahankan bentuk sel, membentuk fagel, silia dan sentriol. Mikrotilamer, merupakan serat tiptis panjang. Terdiri atas protein yang disebut oktin. Kumpulan mikrotilamer membentuk jaringan dalam sel, berperan dalam memisahkan sel anak (gelendong pembelahan) Filamen Intermediet, tersusun dari protein serabut yang menggulung menjadi lebih tebal. Berfungsi mempertahankan bentuk sel. Tempat bertautnya nukleus dan organel-organel lainnya.RUMAH BELAJAR KEMDIKNAS

SISTEM SARAF DAN INDERA

Materi

Indera Pembau
Pernahkah kalian mencium bau parfum? Apa yang kalian rasakan? Tentu saja bau harum. Bagaimana kalian dapat mendengar kicauan burung, dapat melihat megahnya bangunan, dan merasakan lezatnya makanan ? Untuk mengenal lingkungan manusia dilengkapi dengan sistem alat indera. Manusia mempunyai lima (panca) indera itu yaitu : indera pembau(hidung), indera pengecap(lidah), indera penglihatan(mata), indera pendengaran(telinga), indera peraba(kulit).

Alat indera kita berfungsi sebagai reseptor atau penerima rangsangan, dan setiap reseptor berfungsi untuk merespon rangsangan tertentu saja, misalnya mata untuk merespon rangsangan cahaya, dan hidung sebagai indra pencium berfungsi untuk merespon rangsangan bau.
Hidung merupakan indera pembau pada manusia. Hidung merupakan indera khusus yang terletak di dalam rongga hidung. Daerah sensitif pada indera pembau terletak di bagian atas rongga hidung.

Struktur indera pembau terdiri dari :
  1. Sel-sel penyokong yang berupa sel-sel epitel.
  2. Sel-sel pembau(sel olfaktori) yang berupa sel saraf sebagai reseptor
    Sel-sel olfaktori sangat peka terhadap rangsangan gas kimia (kemoreseptor).

    Sel-sel olfaktori memiliki tonjolan ujung dendrit berupa rambut yang terletak pada selaput lendir hidung, sedangkan ujung yang lain berupa tonjolan akson membentuk berkas yang disebut saraf otak I (nervus olfaktori). Saraf ini akan menembus tulang tapis dan masuk ke dalam otak manusia.
Kelainan pada indera pembau
Salah satu kelainan pada indera pembau adalah Anosmia. Akibat kelainan Anosmia ini indera pembau kita dapat kehilangan sensitivitas terhadap rasa bau, sehingga kita tidak bisa mencium bau dari sesuatu benda atau zat tertentu.

Anosmia dapat disebabkan oleh :
  1. Penyumbatan rongga hidung akibat pilek.
  2. Terdapat polip atau tumor di rongga hidung.
  3. Sel rambut rusak akibat infeksi kronis.
  4. Gangguan pada saraf olfaktori.


Indera Pengecap
Struktur Indera Pengecap
Indera pengecap pada manusia adalah lidah. Pada permukaan lidah terdapat tonjolan kecil yang disebut papila, sehingga permukaan lidah terlihat kasar.

Berdasarkan bentuknya papila dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:
  1. Papila filiformis
    adalah Papila yang berbentuk seperti benang halus,papila ini banyak terdapat pada bagian depan lidah.
  2. Papila fungiformis
    adalah Papila yang berbentuk tonjolan seperti kepala jamur, papila ini terdapat pada bagian depan lidah dan bagian sisi lidah.
  3. Papila sirkumvalata
    adalah Papila yang bentuknya seperti huruf v terbalik dan terdapat pada pangkal lidah.
Di dalam setiap papila terdapat banyak tunas pengecap atau kuncup pengecap. Setiap tunas pengecap terdiri dari dua jenis sel yaitu sel penyokong yang berfungsi untuk menopang dan sel pengecap yang berfungsi sebagai reseptor dan memiliki tonjolan seperti rambut yang keluar dari tunas pengecap.

Setiap tunas pengecap akan merespon secara maksimal terhadap salah satu rasa. Tunas pengecap dapat membedakan empat macam rasa, yaitu rasa manis, rasa pahit, rasa asam, dan rasa asin. Tunas pengecap rasa manis lebih banyak terdapat di ujung lidah, tunas pengecap rasa pahit terletak di pangkal lidah, tunas pengecap rasa asam terletak di tepi belakang kiri dan kanan lidah, serta tunas pengecap rasa asin terletak di tepi depan kiri dan kanan lidah. Sejumlah tunas pengecap juga terdapat pada tenggorok dan langit-langit rongga mulut.

Indera Penglihatan
Struktur Indera Penglihat
Alat indera penglihat pada manusia adalah mata. Indera penglihat (mata) disebut juga fotoreseptor karena mata sangat peka terhadap rangsangan cahaya. Mata memiliki sejumlah reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. Selain itu terdapat alat tambahan yang terdiri dari :
  1. Alis mata
  2. Bulu mata
  3. Otot penggerak bola mata
  4. Kelopak mata
  5. Kelenjar air mata
Alis mata
Terdiri dari rambut kasar melintang di atas mata, berfungsi untuk mempercantik wajah dan melindungi mata dari keringat yang mengalir dari dahi.

Bulu mata
Merupakan barisan rambut yang terdapat pada ujung kelopak mata, berfungsi melindungi bola mata dari masuknya debu dan partikel. Pada bulu mata terdapat kelenjar sebasea(kelenjar minyak) yang disebut kelenjar zeis, terletak pada akar bulu mata. Infeksi pada kelenjar sebasea disebut bintik (hordeolum).
Otot penggerak bola mata
Pada setiap mata terdapat enam otot lurik yang menghubungkan bola mata dengan tulang di sekitarnya. Otot ini berfungsi untuk menggerakkan bola mata, sehingga mata dapat mengerling ke kanan, kiri, atas, dan bawah. Gerakan bola mata berada di bawah kesadaran.

Kelopak mata
Kelopak mata terdiri dari dua bagian yaitu pada kelopak mata atas dan kelopak mata bawah yang berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. Mulai dari dalam nenuju ke arah luar, kelopak mata terdiri atas lima lapis, yaitu:
  1. konjungtiva, adalah selaput lendir yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan melapisi juga permukaan bola mata.
  2. Kelenjar meibomian yang dapat menghasilkan lemak untuk mencegah pelekatan kedua kelopak mata.
  3. Lapisan tarsal, yaitu lapisan jaringan ikat yang kuat untuk menunjang kelopak mata.
  4. Otot orbikularis okuli, yaitu otot yang berfungsi menutup bola mata.
  5. Jaringan ikat.
Kelenjar Air Mata
Pada indera penglihatan kita di dalamnya terdapat Kelenjar air mata (Aparatus lakrimalis).
Kelenjar air mata letaknya disudut lateral atas pada rongga mata, dan berfungsi untuk menghasilkan air mata. Dari kelenjar ini keluar kurang lebih dua belas duktus lakrimalis, yaitu saluran-saluran yang mengalirkan air mata menuju ke konjungtiva kelopak mata atas.
Bola mata manusia berdiameter kira-kira 2,5 cm dengan 5/6 bagian nya terbenam dalam rongga mata dan hanya 1/6 bagiannya saja yang tampak dari luar dengan bagian depan yang bening. Bola mata bagian luar tersusun atas lapisan jaringan ikat yang berwarna putih dan kuat yang disebut sklera dan lapisan dalam mempunyai pigmen tipis dan banyak pembuluh darah yang disebut koroid.
Sklera Dipermukaan sklera terdapat sel-sel epitel yang membentuk membran mukosa dan berfungsi untuk mempertahankan mata agar tetap lembab. Pada bagian depan sklera terdapat selaput yang transparan (tembus cahaya) yang disebut kornea, dan berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk kedalam mata. Kornea dilindungi oleh selaput yang disebut konjungtiva, kornea tidak mengandung pembuluh darah tetapi banyak mengandung serabut saraf.
Koroid Koroid yaitu lapisan tipis yang dibentuk oleh jaringan ikat yang mengandung banyak pembuluh darah dan sejumlah sel pigmen. Dengan adanya pembuluh darah koroid ini berperan sebagai penyuplai makanan kelapisan retina mata. Koroid terletak sebelah dalam sklera, bagian belakang lapiasan mata ini ditembus oleh saraf optik (saraf otak II).
Iris Iris merupakan selaput yang menggantung diantara lensa dan kornea.Iris dikenal sebagai selaput pelangi dan berperan mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam bola mata. Pengaturan ini berlangsung diluar kesadaran kita (otonom). Lubang bulat ditengah iris di sebut pupil. Didalamnya terdapat otot dilator pupil yang berfungsi untuk memperkecil diameter pupil. Iris banyak mengandung pembuluh darah dan pigmen, jumlah pigmen akan menentukan warna mata. Bila tidak ada pigmen maka mata kita akan berwarna merah. Jika ada sedikit pigmen maka mata kita akan berwarna biru. Jika jumlah pigmennya bertambah maka mata kita akan berwarna abu-abu, coklat, atau hitam.
Retina Retina merupakan lapisan terdalam dari bola mata. Retina terdiri dari tiga lapisan neuron yaitu:
  • Lapisan sel batang dan sel kerucut.
  • Lapisan neuron bipolar.
  • Lapisan neuron ganglion.
Sel batang dan sel kerucut merupakan reseptor yang sensitif terhadap cahaya. Sel batang digunakan untuk melihat pada cahaya remang-remang (cahaya redup) atau melihat bayangan. Sedangkan sel kerucut digunakan untuk melihat pada cahaya terang atau warna. Sel kerucut banyak terdapat pada fovea centralis yaitu suatu lekukan pada bintik kuning (macula lutea) yang terletak tepat pada sumbu penglihatan mata. Impuls sel batang dan sel kerucut akan menjalar melalui sinaps ke neuron bipolar, kemudian ke neuron ganglion. Akson dari neuron ganglion akan membentuk seberkas saraf, yaitu saraf otak II yang akan menembus koroid dan sklera optikus. Sklera optikus tidak mengandung sel batang maupun sel kerucut, sehingga apabila tidak ada cahaya yang jatuh pada sklera optikus maka mata kita tidak dapat melihat apa-apa, bagian ini disebut bintik buta. Sedangkan bayangan benda terbentuk pada bintik kuning dari retina.
Lensa Mata Lensa mata terletak dibelakang pupil dan iris, berbentuk cembung, bersifat transparan, serta dikelilingi oleh jaringan yang mengikatnya ( ligamentum suspensorium). Lensa mata terdiri atas lapisan serat protein. Apabila lensa mata menjadi keruh maka akan mengganggu penglihatan, ini disebut katarak.

Lensa mata membagi mata menjadi dua ruangan yaitu ruang antara kornea dengan lensa (ruang muka), dan ruang belakang lensa (ruang belakang). Kedua ruang tersebut berisi cairan kental dan transparan seperti jeli. Ruang muka berisi aqueous humor, yang berfungsi menjaga bola mata serta memberi nutrisi untuk kornea dan lensa. Sedang ruang belakang berisi vitreus humor, yang berfungsi untuk menyokong struktur lensa dan bola mata.
Tahap-tahap terbentuknya bayangan pada mata
Mata kita dapat melihat suatu benda bila menerima cahaya. Adapun tahap-tahap terbentuknya bayangan pada mata adalah : cahaya masuk ke dalam mata melalui lubang pupil, pertama cahaya menembus kornea, aqueous humor, lensa, dan viterus humor sehingga bayangan jatuh tepat pada retina. Kemudian retina membentuk impuls yang dijalarkan ke saraf otak II , lalu ke otak untuk di interpretasikan sebagai penglihatan. kembali ke atas

Indera Pendengaran
Indera pendengar manusia adalah telinga, selain sebagai indera pendengar telinga berfungsi sebagai alat keseimbangan. Telinga manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam.

  1. Telinga LuarTelinga bagian luar terdiri atas daun telinga, saluran telinga luar. Daun telinga tersusun atas tulang rawan dan jaringan fibrosa, kecuali pada ujung paling bawah yaitu cuping telinga tersusun dari lemak.

    Daun telinga berfungsi untuk menerima dan mengumpulkan suara yang masuk ke dalam telinga. Saluran telinga luar berfungsi menghasilkan minyak serumen. Saluran telinga luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus untuk menjaga agar benda asing tidak masuk, dan terdapat kelenjar lilin yang berperan menjaga agar permukaan saluran telinga luar dan gendang telinga tidak kering.

    Di bagian akhir saluran telinga luar terdapat membran tipis yang memisahkan telinga luar dengan telinga tengah disebut membran timpani (selaput gendang).
2. Telinga Tengah

Telinga pada bagian tengah merupakan suatu ruang di dalam tulang pelipis, yang dilapisi jaringan mukosa.

Pada telinga bagian tengah terdapat :

  1. tulang-tulang pendengaran,
    yaitu tulang martil (maleus), tulang landasan (inkus), dan tulang sanggurdi (stapes). Ketiga tulang tersebut saling berhubungan melalui sendi dan berfungsi untuk mengalirkan getaran suara dari gendang telinga menuju ke rongga telinga dalam.
  2. Saluran eustachius
    Saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan faring, saluran ini berfungsi menjaga keseimbangkan tekanan udara pada telinga luar dengan telinga tengah.
3. Telinga Dalam
Telinga bagian dalam terdiri atas tiga bagian, yaitu jendela (tingkap), labirin, dan organ korti.
Tingkap atau jendela pada telinga ada dua macam yaitu tingkap oval dan tingkap bulat (jorong). Telinga dalam terdiri dari rongga yang menyerupai saluran-saluran. Rongga-rongga ini disebut labirin tulang dan rongga yang dilapisi membran disebut labirin membran. Labirin tulang terdiri dari tiga bagian yaitu vestibula, koklea (rumah siput), dan tiga saluran setengah lingkaran.
Koklea merupakan suatu tabung berbentuk melingkar dan bergelung seperti cangkang keong serta berisi cairan limfa. Koklea terdiri atas tiga ruangan yaitu skala vestibuli, skala media, dan skala timpani. Skala vestibuli dan skala timpani mengandung cairan yang disebut perilimfe. Sedangkan skala media mengandung cairan endolimfe. Bagian dasar skala vestibuli berhubungan dengan tulang sanggurdi melalui suatu jendela berselaput yang disebut tingkap oval. Sedangkan skala timpani berhubungan dengan telinga tengah melalui tingkap bundar. Skala media terdapat diantara skala vestibuli dan skala timpani. Skala media bagian bawah dibatasi oleh membran basilaris. Diatas membran basilaris terdapat organ korti yang berisi ribuan sel rambut sebagai reseptor yang berfungsi mengubah getaran suara menjadi impuls.. Reseptor tersebut berhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar (saraf auditori)dari saraf otak VIII.

Indera keseimbangan
Indera keseimbangan merupakan indera khusus yang terdapat di dalam telinga. Indera keseimbangan letaknya dekat indera pendengaran, yaitu di bagian belakang labirin dan terdiri dari urtikulus, sakulus, serta tiga kanalis semi-sirkularis. Kelima struktur ini berperan dalam pengaturan keseimbangan tubuh kita.Adapun proses mendengar pada telinga kita adalah:

Telinga dapat mendengar jika ada gelombang suara, gelombang suara akan dikumpulkan oleh daun telinga, kemudian disalurkan ke saluran telinga luar. Gelombang suara akan menggetarkan membran timpani dan diteruskan ke dalam telinga tengah melalui tulang-tulang pendengaran. Selanjutnya getaran diteruskan ke telinga dalam melalui tingkap oval dan menggetarkan cairan perilimfe yang terdapat di dalam skala vestibuli. Getaran cairan itu akan menggetarkan membran Reissner dan cairan endolimfe dalam skala media, membran basilaris. Saat membran basilaris bergetar akan menggerakkan sel-sel rambut dan ketika sel-sel rambut menyentuh membran tektorial maka terjadi impuls yang akan dikirim ke saraf otak VIII lalu ke korteks otak bagian pendengaran untuk diinterpretasikan.

Indera Peraba
Struktur Indera Pendengaran


Jika dilihat di bawah mikroskop, kulit terdiri dari dua lapisan yaitu lapisan epidermis dan lapisan dermis.

Lapisan Epidermis adalah lapisan luar yang terus berganti, tipis dan tidak mempunyai pembuluh darah ataupun sel saraf. Lapisan dermis terletak di bawah epidermis terdiri atas sel-sel yang longgar dengan letak yang berjauhan, serta banyak mengandung pembuluh darah. Pada bagian kulit terdapat reseptor khusus untuk dapat membedakan sentuhan, tekanan, temperatur (panas dan dingin),serta rasa sakit atau nyeri. Sebagian besar reseptor terletak pada lapisan dermis dan ada juga yang terletak pada lapisan epidermis. Pada ujung saraf tersebut ada yang terbungkus kapsul jaringan ikat ( disebut korpuskel) dan ada yang tidak terbungkus ( disebut ujung-ujung saraf bebas).

Pada umumnya setiap jenis reseptor hanya mampu menerima satu jenis rangsangan saja. Tipe rasa dan jenis reseptor itu adalah :
  1. Nyeri
    Reseptor rasa nyeri berupa ujung saraf bebas yang terdapat di seluruh jaringan baik di bagian luar maupun dalam bagian alat dalam.
  2. Panas dan dingin
    Reseptor untuk rasa panas berupa ujung saraf.
  3. Sentuhan
    Reseptornya berupa korpus Meissner, dan ujung saraf yang melingkari akar rambut, yang semuanya terdapat di dekat permukaan kulit. Sedangkan korpus Ruffini berfungsi pada sentuhan yang kuat.
  4. Tekanan
    Reseptor tekanan adalah korpus Paccini, korpus Ruffini dan korpus Krause, yang terletak agak dalam pada kulit.

    Pada bibir, ujung jari, ujung lidah, dan alat kelamin mengandung banyak sekali serabut saraf sensorik. Sehingga ujung jari dapat digunakan untuk membedakan halus dan kasarnya suatu bahan atau dapat digunakan untuk membaca huruf braile bagi penderita tuna netra.(SUMBER:RUMAH BELAJAR KEMDIKNAS

Minggu, 02 Desember 2012

SIKLUS CACING

• Tubuh simetribilateral, bulat panjang
(gilig) Þ disebut cacing gilig
• Memiliki saluran pencernaan
• Dioceous (berumah dua) Þ reproduksi
seksual (jantan dan betina)
• Mempunyai saluran pencernaan
• Memiliki rongga badan palsu Þ
Triploblastik Pseudoselomata
• Kosmopolitan, ada yang parasit dan ada
pula yang hidup bebas

Gbr. Irisan melintang tubuh Nemathelminthes

Contoh :
Ascaris lumbricoides Þ cacing perut manusia
Cacing betina ukurannya lebih besar daripada cacing jantan dan dinding posterior cacing jantan terdapat kait yang digunakan untuk reproduksi seksual. Tubuhnya licin karena terselubungi lapisan kutikula yang terbuat dari protein.

Siklus hidup :
Telur Masak (tidak sengaja) tertelan manusia Þ menetas menjadi Larva di saluran pencernaan Þ menembus usus Þ peredaran darah Þ Jantung Þ Paru-Paru Þ Trakea (tenggorokan) Þ tertelan untuk kedua kalinya dengan gejala batuk-batuk Þ Usus Þ Cacing dewasa

Sering didapati komensalisme di dalam tubuh, namun pada anak-anak
< 10 th Þ Ascariasis

Ascaris megalocephala
Persis sepeti Ascaris lumbricoides namun hospes tetapnya adalah hewan kuda Þ di dalam ususnya.

Ascaris suilae l Ascaris suum
Persis seperti Ascaris lumbricoides namun hospes tetapnya adalah hewan babi Þ di dalam ususnya

Ancylostoma duodenale dan Necator americanus Þ cacing tambang
Hidup di dalam Duodenum manusia menyebabkan Ancylostomiasis
Siklus hidup :
Telur (keluar bersama feses) Þ menetas menjadi Larva Rhabditiform Þ Larva Filariform aktif akan menembus kulit Þ aliran darah Þ Jantung Þ Paru-Paru Þ Trakea Þ tertelan masuk Þ ke Duodenum (usus 12 jari) Þ menghisap darah

Oxyuris vermicularis l Enterobius vermicularis Þ cacing kremi
Hidup di usus halus dan menyebakan Oxyuriasis. Penularan Þ udara, tanah dan autoinfeksi.
T iga marga tersebut (Ascaris, Ancylostoma dan Oxyuris) disebut Þ Soil Transmitted Helminths

Wuchereria bancrofti (Filaria bancrofti)
Hidup di dalam kelenjar limfe menyebabkan penyakit kaki gajah Þ Elefantiasis/Filariasis.
Ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex sp.

Loa loa Þ hidup di daiam mata mamalia manusia menyebabkan Loasis

Trichuris trichiura Þ cacing camhuk

Trichinella spirolis Þ cacing otot

Strongyloides stercoralis Þ hidup di usus halus menyebabkan Strongyloidiasis

Sabtu, 01 Desember 2012

KISI-KISI UN TERUPDATE 2012-2013 Segala MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH

 Ini kisi, kisi terupdate yang baru keluar tahun 2012 buat UN nanti....   Semua mata pelajaran ada disini,  bahkan dari SMP sampe SMA....
Buruan klik linknya dan buat referensi belajar kamu biar gak bingung nentuin yang bakal keluar yang mana........  Let's click....

KISI-KISI UN SMP-SMA-SMK-PLB-TAHUN 2012-2013

kalo suka follow twitter saya: @kataRIBAAY

Rabu, 14 November 2012

ACTIVATE YOUR RIGHT HEMISPHERE

 THIS IS THE PDF DOCUMENT THAT CAN TEACH YOU TO ACTIVATE YOUR RIGHT HEMISPHERE, PLEASE CLICK AND ENJOY.....


HOW TO ACTIVATE U'R RIGHT HEMISPHERE?

Sabtu, 10 November 2012

KISI-KISI UJIAN NASIONAL BIOLOGI SMA


KISI-KISI  UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012
BIOLOGI SMA


NO
KOMPETENSI
INDIKATOR
1.
Memahami hakikat biologi sebagai
ilmu dan mendeskripsikan objek permasalahan biologi melalui metode ilmiah.
Menjelaskan objek dan permasalahan Biologi.
2.
Menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup
dan klasifikasinya, peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya.
Mengidentifikasi ciri-ciri organisme dari kelompok
protista/jamur.
Mengidentifikasi peran virus/Archaebacteria/
Eubacteria bagi kehidupan manusia.
Menentukan dasar pengelompokan mahluk hidup.
Menjelaskan tujuan dari upaya pelestarian
keanekaragaman hayati tertentu.
Mengidentifikasi invertebrata berdasarkan ciri-
cirinya.
Mengidentifikasi cara perkembangbiakan
invertebrata.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok
hewan/tumbuhan.
3.
Menganalisis hubungan antara
komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peran manusia dalam keseimbangan ekosistem.
Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem.
Menjelaskan aliran energi atau daur biogeokimia.
Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia
dengan masalah perubahan/pencemaran lingkungan .
4.
Menjelaskan struktur dan fungsi sel
serta mengaitkannya dengan struktur dan fungsi jaringan.
Menjelaskan struktur sel/komponen kimiawi sel/
proses yang terjadi pada sel.
Mengidentifikasi struktur dan fungsi organel sel
tumbuhan/hewan.
Mengidentifikasi jaringan tumbuhan/hewan sesuai
fungsinya.
5.
Menjelaskan struktur dan fungsi
sistem organ manusia serta kelainan/penyakit yang mungkin terjadi pada organ tersebut.
Menjelaskan mekanisme gerak otot dan tulang/ sendi
pada manusia.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada
manusia/gangguannya.
Menjelaskan sistem pencernaan makanan pada
manusia/gangguannya.
Menjelaskan sistem pernapasan pada manusia/
gangguannya.
Menjelaskan sistem ekskresi pada manusia/
gangguannya.
Menjelaskan sistem regulasi pada manusia.
Menjelaskan sistem indera pada manusia.
Menjelaskan sistem reproduksi manusia.
6.
Menjelaskan faktor-faktor yang
mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tumbuhan melalui hasil percobaan/ pengamatan.
Menginterpretasi hasil percobaan pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.



NO
KOMPETENSI
INDIKATOR
7.
Mendeskripsikan proses metabolisme
pada rantai karbohidrat dan kemosintesis.
Menjelaskan ciri-ciri/cara kerja enzim dalam proses
metabolisme tubuh.
Menjelaskan proses metabolisme karbohidrat.
Menjelaskan tahapan proses fotosintesis pada
tumbuhan.
Menjelaskan proses kemosintesis (respirasi anaerob).
8.
Memahami konsep dasar hereditas,
reproduksi sel, penerapan prinsip- prinsip hereditas dan peristiwa mutasi.
Menentukan susunan nukleotida DNA, RNA, atau
kromosom.
Menjabarkan proses sintesis protein.
Menjelaskan tahap-tahap pembelahan
mitosis/meiosis/gametogenesis.
Menginterpretasikan persilangan dengan hukum
Mendel.
Menginterpretasi persilangan pada penyimpangan
semu hukum Mendel.
Mengidentifikasi pewarisan cacat/penyakit menurun
pada manusia.
Mengidentifikasi peristiwa mutasi.
9.
Menjelaskan teori evolusi dan implikasi pada perkembangan sains.
Menjelaskan teori asal-usul kehidupan dan pembuktiannya.
Menjelaskan prinsip-prinsip penting pada mekanisme
evolusi.
10.
Menjelaskan prinsip-prinsip dan
peranan bioteknologi pada saling temas.
Menjelaskan peran bioteknologi.
Menjelaskan contoh bioteknologi konvensional/
modern.
Menjelaskan dampak bioteknologi bagi masyarakat
dan lingkungan.


Entri Populer

Pengikut