Tampilkan postingan dengan label FISIKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FISIKA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Januari 2013

KETERLIBATAN ILMUAN INDONESIA DI DUNIA TAHUN 2012


KOMPAS.com — Apa yang membuat Indonesia bisa dikatakan "wow"? Salah satunya adalah temuan, inovasi, ataupun keterlibatan ilmuwan Indonesia dalam penelitian yang hasilnya diakui dunia internasional.

Tahun 2012 ini, beberapa ilmuwan Indonesia berhasil memberikan sumbangan terbaik dalam ilmu pengetahuan. Setidaknya, ada empat temuan, inovasi, dan keterlibatan ilmuwan Indonesia yang membanggakan. Apa saja?

Temuan Tata Surya Tertua

Astronom Indonesia yang sempat berkarya lebih dari 10 tahun di Max Planck Institute for Astronomy, Heidelberg, Jerman, Johny Setiawan, menemukan tata surya tertua, berusia 12,8 miliar tahun, hanya 900 juta tahun lebih muda dari Big Bang.

Induk tata surya tersebut adalah bintang bernama HIP 11952 atau Sannatana (bahasa Sansekerta, berarti purba). Tata surya tersebut diketahui memiliki dua planet, masing-masing dinamai HIP 11952 b dan HIP 11952 c. Kedua planet adalah jenis planet gas raksasa.
Tata surya ini bisa dikatakan anomali. Kandungan logam pada bintang induk tata surya ini hanya 1 persen kandungan logam Matahari. Anggapan selama ini hanya bintang dengan kandungan logam tinggi yang bisa memiliki planet. Temuan ini menunjukkan planet yang mengorbit bintang miskin logam mungkin umum.
UAV Terbesar di Asia Berhasil Terbang Perdana

UAV terbesar di Asia, Josaphat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vehicle (JX-1), berhasil dikembangkan oleh ilmuwan Indonesia, Josaphat tetuko Sri Sumantyo. Pengembangan dilakukan di Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL), Chiba University, Jepang.

JX-1 memiliki keunggulan sebab ukurannya sebesar 6 meter dan punya payload sensor hingga 30 kg. Ruang besar pada UAV dipersiapkan untuk menampung beragam macam sensor. JX-1 juga unggul sebab dirancang tembus gelombang mikro dengan material badan pesawat berkarakteristik mendekati udara.

UAV ini berhasil diterbangkan perdana pada 7 Juni 2012 di Fujikawa Airfield. UAV ini nantinya akan menjadi tulang punggung riset penginderaan jauh. Malaysia dan Jepang sudah meminati teknologi ini.

Ilmuwan Indonesia Memburu Partikel Tuhan

Salah satu lompatan terbesar dalam fisika partikel pada tahun 2012 adalah penemuan partikel yang "mirip" Higgs Boson (partikel Tuhan). Penemuan oleh Organisasi Riset Nuklir Eropa (CERN) ini diumumkan pada 4 Juli 2012 di Jenewa, Swiss.

Ilmuwan Indonesia, Suharyo Sumowidagdo, ternyata juga terlibat perburuan Higgs Boson. Ia terlibat dalam pengoperasian dan pemeliharaan detektor muon pada eksperimen Compact Muon Solenoid (CMS), salah satu eksperimen CERN untuk membuktikan eksistensi Higgs Boson.

Haryo adalah satu di antara segelintir fisikawan Indonesia yang menekuni fisika eksperimental. Lain dengan fisika teoretik, fisika eksperimental berupaya mencari keberadaan suatu partikel yang sudah dirumuskan dalam suatu teori.

Bayi Badak Sumatera "Andatu" Lahir
Indonesia punya prestasi dalam pembiakan badak Sumatera pada tahun 2012. Badak Sumatera bernama Andatu akhirnya berhasil dilahirkan dari pasangan badak jantan asal Kebun Binatang Cincinati, Andalas, dan badak Sumatera betina di Lampung, Ratu.

Keberhasilan pembiakan badak Sumatera telah ditunggu dunia selama 124 tahun. Badak Andalas selanjutnya akan dikawinkan lagi dengan dua badak betina lainnya. Keberhasilan konservasi badak Jawa selanjutnya ditunggu.


Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar
Hasil studi Murray Coz dari Massey university di Selandia Baru mengungkap bahwa perempuan Indonesia adalah nenek moyang penduduk Madagaskar. Studi dipublikasikan di jurnal Proceeding of the Royal Society B, 21 Maret 2012.

Kesimpulan diperoleh berdasarkan hasil studi DNA dari 2.745 orang Indonesia dari 12 kepulauan serta 266 etnis Malagasi. Data dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman di Indonesia turut mendukung studi ini.

Sejak lama, Indonesia diduga memiliki keterkaitan dengan Madagaskar. Dari sisi bahasa, bahasa Madagaskar mirip dengan bahasa Dayak Ma'anyan. Temuan ini membuat proses kolonisasi Madagaskar perlu dipikirkan kembali.

Sabtu, 01 Desember 2012

BAHAS SKL UN FISIKA

 INI DIA BAHAN UN FISIKA, LETS CLICK AND .... DIJAMIN LULUS...


BAHAS SKL UN FISIKA 2013
POSTED BY:@kataRIBAAY

KISI-KISI UN TERUPDATE 2012-2013 Segala MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH

 Ini kisi, kisi terupdate yang baru keluar tahun 2012 buat UN nanti....   Semua mata pelajaran ada disini,  bahkan dari SMP sampe SMA....
Buruan klik linknya dan buat referensi belajar kamu biar gak bingung nentuin yang bakal keluar yang mana........  Let's click....

KISI-KISI UN SMP-SMA-SMK-PLB-TAHUN 2012-2013

kalo suka follow twitter saya: @kataRIBAAY

Jumat, 30 November 2012

MATERI OSN FISIKA (DOWNLOAD BUKU YOUNG AND FREEDMAN)

MATERI FISIKA, ACUANNYA PASTI NGEGUNAIN BUKU INI....
DOWNLOAD AJA gratizzzz KOQ....


DOWNLOAD UNIVERSITY PHYSICS YOUNG FREEDMAN

 Karena filenya DJVU, download DJVU viewer biar bisa buka file di SINI

Share ya
BY:H.F. RIBAAY

Rabu, 14 November 2012

ACTIVATE YOUR RIGHT HEMISPHERE

 THIS IS THE PDF DOCUMENT THAT CAN TEACH YOU TO ACTIVATE YOUR RIGHT HEMISPHERE, PLEASE CLICK AND ENJOY.....


HOW TO ACTIVATE U'R RIGHT HEMISPHERE?

CHAOS THEORY BY YANI KUSMARNI

CHAOS THEORY IS A PREDICTABLE THEORY ABOUT SMALL THING THAT CAN ACT WITH CHAOS...
DOWNLOAD THIS THEORY IN INDONESIAN LANGUAGE...
CLICK THIS PAGE;
CLICK HERE

Sabtu, 10 November 2012

KISI-KISI UJIAN NASIONAL FISIKA SMA


KISI-KISI  UJIAN NASIONAL
FISIKA SMA


NO
KOMPETENSI
INDIKATOR
1.
Memahami prinsip-prinsip
mengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung dengan cermat, teliti dan objektif.
Membaca hasil pengukuran suatu alat ukur dan
menentukan hasil pengukuran dengan memperhatikan aturan angka penting.
Menentukan besar dan arah vektor serta
menjumlah/mengurangkan besaran-besaran vektor dengan berbagai cara.
2.
Memahami gejala alam dan
keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, usaha, kekekalan energi, elastisitas, impuls, momentum dan masalah Fluida.
Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak
melingkar beraturan, atau gerak parabola
Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton
dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran-besaran fisis dinamika rotasi
(torsi, momentum sudut, momen inersia, atau titik berat) dan penerapannya berdasarkan hukum II Newton dalam masalah benda tegar.
Menentukan hubungan usaha dengan perubahan
energi dalam kehidupan sehari-hari atau menentukan besaran-besaran yang terkait.
Menjelaskan pengaruh gaya pada sifat elastisitas
bahan atau menentukan besaran-besaran terkait pada konsep elastisitas.
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait
dengan hukum kekekalan energi mekanik.
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan tumbukan, impuls atau hukum kekekalan
momentum.
Menjelaskan hukum-hukum yang berhubungan
dengan fluida statik dan dinamik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
3.
Memahami konsep kalor dan prinsip
konservasi kalor, serta sifat gas ideal, dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika dalam penerapannya mesin kalor.
Menentukan pengaruh kalor terhadap suatu zat,
perpindahan kalor, atau asas Black dalam pemecahan masalah.
Menjelaskan persamaan umum gas ideal pada
berbagai proses termodinamika dan penerapannya.
Menentukan besaran fisis yang berkaitan dengan
proses termodinamika pada mesin kalor.
4.
Menganalisis konsep dan prinsip
gelombang, optik dan bunyi dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi.
Menentukan ciri-ciri dan besaran fisis pada
gelombang.
Menjelaskan berbagai jenis gelombang
elektromagnet serta manfaat atau bahayanya dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait
dengan pengamatan pada mikroskop atau teropong.
Menentukan besaran-besaran fisis pada peristiwa
interferensi dan difraksi.
Menentukan besaran-besaran fisis yang berkaitan
dengan peristiwa efek Doppler.



NO
KOMPETENSI
INDIKATOR


Menentukan intensitas atau taraf intensitas bunyi
pada berbagai kondisi yang berbeda.
5.
Memahami konsep dan prinsip
kelistrikan dan kemagnetan dan penerapannya dalam berbagai penyelesaian masalah.
Menentukan besaran-besaran fisis yang
mempengaruhi medan listrik dan hukum Coulomb.
Menentukan besaran fisis fluks, potensial listrik, atau
energi potensial listrik, serta penerapannya pada kapasitas keping sejajar.
Menentukan besaran-besaran listrik pada suatu
rangkaian berdasarkan hukum Kirchhoff.
Menentukan induksi magnetik di sekitar kawat
berarus listrik.
Menentukan gaya magnetik (gaya Lorentz) pada
kawat berarus listrik atau muatan listrik yang bergerak dalam medan magnet homogen.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGL
induksi atau prinsip kerja transformator.
Menjelaskan besaran-besaran fisis pada rangkaian
arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor.
6.
Memahami konsep dan prinsip
kuantum, relativitas, fisika inti dan radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan berbagai teori atom.
Menjelaskan besaran-besaran fisis terkait dengan
peristiwa efek foto listrik/efek Compton.
Menentukan besaran-besaran fisis terkait dengan
teori relativitas.
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom.
Menjelaskan pemanfaatan zat radioaktif dalam
berbagai aspek kehidupan.


Rabu, 06 Oktober 2010

FISIKA KIMIA

IKATAN KIMIA




Ikatan kimia pada prinsipnya berasal dari interaksi antar elektron-elektron yang ada pada orbit luar, atau orbit yang terisi sebagian atau orbit bebas dalam atom lainya.

1. Interaksi atom-atom logam (ikatan metalik/ikatan logam).

Dalam interaksi antar atom logam, ikatan kimia dibentuk oleh gaya tarik menarik-menarik elektron oleh inti (nucleus) yang berbeda. Asalnya elektron milik satu atom yang ditarik oleh inti atom tetangganya yang bermuatan +, dan elektron ini disharing dg gaya tarik yang sama oleh inti lain yang mengitarinya. Akibat jumlah elektron valensi yang rendah dan terdapat jumlah ruang kososng yang besar, maka e- memiliki banyak tempat untuk berpindah. Keadaan demikian menyebabkan e- dapat berpindah secara bebas antar kation-kation tersebut. Elektron ini disebutdelocalized electrondan ikatannya juga disebutdelocalized bonding”.

Elektron bebas dalam orbit ini bertindak sebagai perekat atau lem. Kation yang tinggal berdekatan satu sama lain saling tarik menarik dengan elektron sebagai semennya.

2. Ikatan kovalen
2.1. Ikatan dengan non logam
            Pada prinsipnya semua ikatan kimia berasal dari gaya tarik menarik inti (nucleus) yang bermuatan + terhadap e yang bermuatan negatif, Gaya tarik menarik ini ditentukan oleh Hukum Coulomb.

                                        F =
               
                        F              : Gaya tarik menarik atau tolak menolak
                        Q1 dan Q2 : Muatan partikel 1 dan 2
                        r               : Jarak antara partikel 1 dan 2
                        k              : Konstante dielektrik
Bila Q1 dan Q2 bermuatan sama, maka keduanya akan tolak-menolak, sebaliknya bila Q1 dan Q2 bermuatan berlawanan akan terjadi tarik menarik.
Ikatan kovalen terbentuk, karena hampir semua unsur memiliki ruang kosong dan orbit luar berenergi rendah. Makin rendah energi suatu orbit, nakin tinggi stabilitas elektron yang ada di dalamnya. Semua unsur non-logam memiliki paling tidak 4 dari 8elektron yang mungkin berada pada orbit luar, kecuali: H, He, dan B.
        Perbedaan unsur non-logam dengan logam adalah tidak memiliki kelebihan ruang kosong yang berenergi rendah untuk penyebaran elektron yang akan disharing. Elektron yang dapat disharing dalam unsur non-logam tidak mengalami “delocalised” seperti pada ikatan metalik (ikatan logam). Jadi elektron ini tinggal terlokalisir dalam kedekatan antar 2 inti (ikatan kovalen).
Contoh: pembentukan H2 dari 2 atom H. Pada molekul H2 ada 3 gaya yang bekerja yaitu:
a). Gaya tolak-menolak antara 2 inti
b). Gaya tolak-menolak antara 2 elektron
c). Gaya tarik-menarik antara inti dari satu atom dengan elektron dari atom yang lainnya. Besarnya gaya c ini lebih besar dari jumlah gaya a dan b.




 









H
 

H
 
                       



Ikatan kovalen pada H2, 2 elektron disharing oleh 2 atom dan orbit dari 2 elektron itu juga disharing oleh 2 atom.
Ikatan kovalen: gaya tarik-menarik bersih (net) yang terjadi ketika setiap atom memasok 1 elektron yang tidak berpasangan untuk dipasangkan dengan yang lain, dan ada satu ruang kosong untuk menerima elektron dari atom yang lain, sehingga 2 elektron ditarik oleh kedua inti atom tersebut.

2.2. Valensi atau kekuatan penggabungan
        Valensi suatu atom adalah jumlah ikatan kovalen yang dapat terbentuk. Contoh: valensi H = 1, He = 0, F = 1, O = 2, Li =1.




3. Ikatan non-logam dengan logam
        Pasangan elektron yang membentuk suatu ikatan antara atom logam dan non-logam terletak pada orbit yang overlap antara 2 atom tersebut. Karena atom non logam tidak mempunyai ruang kosong dengan energi rendah, maka elektron akan tersebar pada daerah orbit yang overlap.
        Atom dari unsur yang berbeda memiliki kemampuan yg berbeda dalam menarik pasangan elektron dalam suatu ikatan kovalen.
F, O, Cl    : kemampuan menariknya kuat
Na, K       : kemampuan menariknya lemah.
Elektro-negativitas: kemampuan relatif suatu unsur untuk memenuhi muatan listrik yang negatif.


2.4. Ikatan ionic (elektro-valent, hetero-polar)
        Ikatan ini berasal dari gaya tarik elektrostatik antara ion yang bermuatan berlawnan [Kation (+) dan anion (-)]. (Hukum Coulomb)
        Untuk sebagian besar unsur, proses pelepasan atau penambatan elektron adalah proses endotermik (membutuhkan energi). Ini berarti bahwa bentuk ion adalah kurang stabil dibandingkan atom yang tak bermuatan.
        Na           Na+  +  (-)  -  energi
        ½O2 +  2 (-)             O-2  -  energi
Senyawa yang memiliki derajat paling tinggi dalam ikatan ionik adalah yang terbentuk oleh reaksi antara unsur alkali dengan halogen.
Contoh:   Na  +  Cl          NaCl.

Keduanya memiliki perbedaan elektronegativitas yang besar, sehingga pasangan elektron yang membentuk ikatan lebih banyak tertarik oleh atom Cl.
Makin besar perbedaan elektro-negativitasnya makin besar pula karakter ioniknya. Namun ada kekecualian untuk F dan Cs, F memiliki elektro-negativitas paling kuat, sedang Cs memiliki elektro-negativitas paling lemah, sehingga ikatannya tidak sepenuhnya ionik. Bagaimanapun juga ikatan kovalen murni ada dalam molekul yang tersusun oleh molekul yang sama (H2, Cl2, C-C) atau molekul yang tersusun dari atom yg memiliki elektro-negativitas yang hampir sama, contoh: C-H.


      Dari bermacam-macam ikatan dapat disimpulkan sbb:
a). Senyawa dengan ikatan kovalen yang dominan, elektron dari ikatan berada pada atom yang membuat ikatan. Diantara molekul yang berbeda ada ikatan yang lemah yang disebut “gaya van der Waals”. Hal yang sama terjadi untuk senyawa dengan “ikatan kovalen koordinat”. Molekul yang berbeda membentuk satuan-satuan yang terpisah. Dalam molekul ini jarak antar atom dalam molekul lebih kecil dari jarak antara atom dan molekul didekatnya.

b). Senyawa dengan ikatan metalik dan ionik yang dominan, ikatan itu dibuat oleh elektron-elektron yang disharing. Dalam logam gaya tarik berasal dari “delocalised electron”, sedang dalam senyawa ionik berasal dari gaya tarik menarik antara ion positif dan negatif. Dalam senyawa ini, partikel-partikel bermuatan diposisikan pada jarak yg sama satu dengan yang lainnya, sehingga tidak ada kemungkinan untuk membedakan atau memisahkan molekul yang utuh (discrete). Dalam logam, setiap atom biasanya diposisikan pada jarak yang sama dari 6, 8 atau 12 atom yang lainnya yang menunjukkan bahwa ikatan dengan seluruh atom-atom yang berbeda ini memiliki kekuatan yang sama.

    Dalam bentuk padat, struktur ionik seperti NaCl, setiap Na+ dikelilingi oleh 6 Cl pada jarak yang sama, setiap Cl- dikelilingi oleh 6 Na+ juga pada jarak yang sama, yang menunjukkan bahwa setiap Na+ ditarik oleh 6 Cl- dg kekuatan yang sama, setiap Cl- juga ditarik oleh 6 Na+ dg kekuatan yang sama. Bentuk pada ini hanya larut dalam pelarut polar (air) yang dapat memutus ikatan ionik dengan sifat polaritasnya dan membentuk ion hidrat (ion yang diseliputi dengan mantel air).

Entri Populer

Pengikut