Rabu, 07 November 2012

RAS KULIT DALAM INJIL


Apartheid

Kristus pengasih kulit wajah
Kulihat dalam buku injil bergambar
dan arca-arca gereja dari marmer
Orang putih bersorak : “Hossanah!”
dan ramai berarak ke sorga

Tapi kulitku hitam
Dan sorga bukan tempatku berdiam
bumi hitam
iblis hitam
dosa hitam
Karena itu :
aku bumi lata
aku iblis laknat
aku dosa melekat
aku sampah di tengah jalan
aku tak bernilai

Mereka membuat rel dan sepur
hotel dan kapal terbang
Mereka membuat sekolah dan kantor pos
gereja dan restoran
Mereka menghancurkan masjid
Mengambil tanahku yang Indah

Tapi tidak buatku
Tidak buatku

Diamku di batu-batu pinggir kota
di gubug-gubug penuh nyamuk
di selokan tikus yang menggigit
di rawa-rawa berasap
Mereka boleh memburu
Mereka boleh membakar
Mereka boleh membunuh

Tapi istriku terus berbiak
seperti rumput di pekarangan mereka
seperti lumut di tembok mereka
seperti cendawan di roti mereka

Sebab bumi hitam milik kami
Tambang intan milik kami

Gunung Natal milik kami

Mereka boleh membunuh
Mereka boleh membunuh
Sebab mereka kulit putih
dan Kristus pengasih putih wajah
Aku seperti Tertegun
Adakah Tuhan Pengasih yang Memberi Kasih
Sementara kami terus berkurang
Apakah Tuhan hanya monopoli kulit putih
Sementara harta kami semakin habis dikuras
Tuhan Kristus…
Tuhan Kristus…
Kata-kata Indah
Hanya milik segelintir Penginjil
Kami akan terusir
Karna Tuhan kami bukan…
Tuhan penginjil





                                                                                                            Edited By :

                                                                                                                         “ Pecinta Islam “
                                                                                                         “ N “
Kekuatan Hati

Semangat ?!?…
 Esensi jiwa
Nafas Perjuangan
Akankah seperti…
Pedang yang terdiam…
Perisai yang hilang…
Tongkat yang rapuh…
Ataukah
Bayonet yang kuat
Tongkat yang tegak
Busur atau panah yang menghujam…
Semangat haruslah
Jiwa yang kuat
Hati yang mendamba
Tujuan masyarakat
Yang Indah dan Baik










Hidupku


Aku berdiri…
Di atas sebuah rel yang panjang..
Mengantarku pada sebuah asa
 Sebuah titian 
Aku gontai ? Pilu ! Senang…
Jiwaku serasa  melayang
 Aku tak tahu
Kapan rel akan berujung
Kapan jiwa akan meniada
Kapan roda nafas akan berhenti
Tuhan, Tuhan kusebut kau
Waktu terbit pagi
Waktu fajar turun
Hanya satu harap ada
Untuk selamanya !!!
Untuk selamanya !!!
Berarti.. Berarti… Berarti
Berarti.. Berarti… Berarti
Tuhan
Terima kasih Ucapku.










Entri Populer

Pengikut