At-Taqwir
(QS 81:1-18)
Apabila matahari digulung,
dan apabila bintang-bintang
berjatuhan,
dan apabila gunung-gunung
dihancurkan,
dan apabila unta-unta yang bunting
ditinggalkan (tidak diperdulikan)
dan apabila binatang-binatang liar
dikumpulkan,
dan apabila lautan dijadikan
meluap
dan apabila ruh-ruh dipertemukan
(dengan tubuh)
dan apabila bayi-bayi perempuan
yang dikubur hidup-hidup ditanya,
karena dosa apakah dia dibunuh,
dan apabila catatan-catatan (amal
perbuatan manusia) dibuka,
dan apabila langit dilenyapkan,
dan apabila neraka Jahim
dinyalakan,
dan apabila syurga didekatkan,
maka tiap-tiap jiwa akan
mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
Sungguh, Aku bersumpah dengan
bintang-bintang,
yang beredar dan terbenam,
demi malam apabila telah hampir
meninggalkan gelapnya,
dan demi subuh apabila fajarnya
mulai menyingsing,
AL GHASYIYAH
(QS. 88:1-20)
Sudah
datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?
Banyak muka
pada hari itu tunduk terhina,
bekerja keras
lagi kepayahan,
memasuki api
yang sangat panas (neraka),
diberi minum
(dengan air) dari sumber yang sangat panas.
Mereka tiada
memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,
yang tidak
menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
Banyak muka
pada hari itu berseri-seri,
merasa senang
karena usahanya,
dalam syurga
yang tinggi,
tidak kamu
dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.
Di dalamnya
ada mata air yang mengalir.
Di dalamnya
ada takhta-takhta yang ditinggikan,
dan
gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),
dan
bantal-bantal sandaran yang tersusun,
dan
permadani-permadani yang terhampar.
Maka apakah
mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
Dan langit,
bagaimana ia ditinggikan?
Dan
gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
Dan bumi
bagaimana ia dihamparkan?