Rabu, 07 November 2012

PUISI DALAM AL-QUR'AN


At-Taqwir
(QS 81:1-18)

Apabila matahari digulung,
dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
dan apabila lautan dijadikan meluap
dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)
dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
karena dosa apakah dia dibunuh,
dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,
dan apabila langit dilenyapkan,
dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
dan apabila syurga didekatkan,
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,
yang beredar dan terbenam,
demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,
dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,








AL GHASYIYAH
(QS. 88:1-20)
Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?
Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,
bekerja keras lagi kepayahan,
memasuki api yang sangat panas (neraka),
diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,
yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

Banyak muka pada hari itu berseri-seri,
merasa senang karena usahanya,
dalam syurga yang tinggi,
tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.
Di dalamnya ada mata air yang mengalir.
Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan,
dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),
dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
dan permadani-permadani yang terhampar.

Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?

Entri Populer

Pengikut