ARTIKEL TENTANG MASJID DI SMAN 78
Keragaman Bangunan Kokoh Nur Amaliah di 78
Perlu diketahui bahwa masjid di SMA 78 ini memiliki beragam fakta yang pastinya anda belum mengetahuinya. Dan tidak hanya itu, banyak siswa-siswi senior yang hanya mengetahui masjid ini sekedar sebagai tempat ibadah Shalat bagi kaum muslim. Dengan demikian, inilah laporan dari kami yang akan mengupas fakta-fakta yang nyata untuk menutupi ke“tidak“ tahuan kalian. Mulai dari pertanyaan “Bagaimana masjid tersebut berdiri begitu indah dan mempesonanya?”. Serta, “Kegunaan apa saja selain hanya untuk ibadah shalat masjid ini?”.
Masjid kecil tapi indah ini, terletak di jalan Bhakti VI/1 komplek pajak, kemanggisan, Jakarta Barat. Masjid berukuran 15x15 m ini berdiri tanggal 13 Agustus 2002 dan telah disahkan oleh walikota Jakarta Barat.
Tahukah kalian? Awalnya masjid indah yang bernama NurAmaliah ini, adalah sebuah musola kecil yang didirikan tidak jauh dari tempat masjid sekarang ini. Bapak kepala sekolah pada masa itu, bapak alm.Soelarjohadi adalah pencetus ide membongkar mushola tersebut, dan mendirikan tempat sholat yang jauh lebih baik lagi atau dengan kata lain masjid, tak jauh dari tempat asal mushola tersebut. “Kira-kira dibongkar pas jaman pak alm. Soelarjohadi. Kenapa dibongkar? Mungkin karena udah lama biar bagus aje. Hihihi.”, kata seorang alumni berinisial E. “Dari masuk pintu gerbang 78 kan ada jalan menurun tuh, langsung belok kanan, susuri lorong pertama dulu adalah aula, sampai mentok belok kiri pertama adalah mushola kemudian baru kelas-kelas.”, tambah E. Seorang guru menambahkan bahwa proses pembongkaran mulai dilakukan sekitar tahun 1993 kurang lebihnya. Tapi saat 1994, almarhum diganti karena masa jabatan yang habis.
Masjid ini jika dilihat dari kejauhan tidak tampak serupa seperti masjid biasanya. Bentuk bangunannya yang unik membuatnya tampak berbeda. Masjid ini jika dilihat dari empat penjuru mata angin tampak simetris.
Pada masjid ini terdapat empat buah tangga yang menghubungkan kedua lantai masjid. Lantai satu digunakan hanya untuk kaum muslimah, dan sebaliknya di lantai dua hanya untuk kaum muslimin. Pada lantai satu terlihat banyak sekali kaca yang digunakan pada dinding masjid. Tentu saja ini bertujuan agar cahaya dapat masuk sehingga menghilangkan ke pengapan di dalam ruangannya. Selain itu, lantai dua masjid ini sangat unik karena ruangan shalatnya tidak menggunakan ventilasi atau kaca. Loh, bagaiman bisa? Ya bisalah! Lantai dua masjid ini seperti ruangan terbuka seperti gubuk-gubukan yang digunakan oleh petani saat istirahat. Tentu itu bertujuan agar cahaya dan udara dari alam bisa masuk(kadang-kadang disebut AC alam).
Tapi jangan kira fasilitasnya hanya sekedar sajadah saja. Bahkan masjid ini dapat menggugah inspirasi pengunjungnya dengan fasilitas yang di telah ada. Pasti anda penasaran, bukan? Banyak sekali fasilitasnya sehingga tidak bisa dijabarkan secara detail. Diantaranya perpustakaan, ilustrasi pembelajaran, dll. Sampai-sampai sound system, televisi, dan kamera digital ada juga loh!
Kita dapat mengunggah pikiran dan pemahaman kita dengan membaca. Di masjid ini banyak sekali sarana-sarana untuk membaca. Antara lain, papan pengetahuan yang menjabarkan secara singkat dan padat mengenai sejarah nabi, hari akhir, asal mula alam semesta, bahkan yang paling menegangkan pun ada, yaitu bertemakan Surga dan Neraka. Selain itu perpustakaan masjid mampu menampung kurang lebih tujuh ratus buku yang siap dibaca oleh pengunjungnya. Wah, berapa lama ya untuk membaca tujuh ratus buku sampai habis? Pastinya lama sekali dan butuh kesabaran dalam membaca tiap lembar halamannya.
Tak hanya penjelasan di atas, masjid ini juga merupakan markas besar pasukan ROHIS SMAN 78. Dalam mengurus fasilitas masjid, ROHISlah pengurusnya. Berbagai kegiatan diadakan di masjid ini, mulai dari perayaan hari besar, rapat, perlombaan islami, wah pokoknya macam-macam deh! Bahkan, piala-piala yang berhasil diperoleh ROHISpun terpampang jelas sebagai keberadaan ROHIS yang tidak bisa dihilangkan. Ini menunjukkan bahwa ROHIS SMAN 78 bisa unjuk gigi dan mengharumkan nama 78.
Jadi, masjid Nur Amaliah ini bukan hanya sekedar tempat ibadah yang indah juga. Tetapi menyajikan berbagai hidangan-hidangan pengetahuan yang telah disediakan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kita sebagai kaum Islam. Masjid indah nan sejuk ini juga menambah keindahannya dengan dikelilingi pohon-pohon yang teduh. Tak jauh dari masjid juga ada sebuah saung dimana kita bisa menikmati udara segar pepohonan yang teduh. Jika saja beragam fakta ini diketahui masyarakat sekolah, tidak hanya kalian, pasti warga SMAN 78 akan beramai-ramai mengisi waktu mereka dengan pergi ke masjid menarik yang satu ini. Sehingga masjid dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, betul tidak, teman?
POSTED BY:@kataRIBAAY
Keragaman Bangunan Kokoh Nur Amaliah di 78
Perlu diketahui bahwa masjid di SMA 78 ini memiliki beragam fakta yang pastinya anda belum mengetahuinya. Dan tidak hanya itu, banyak siswa-siswi senior yang hanya mengetahui masjid ini sekedar sebagai tempat ibadah Shalat bagi kaum muslim. Dengan demikian, inilah laporan dari kami yang akan mengupas fakta-fakta yang nyata untuk menutupi ke“tidak“ tahuan kalian. Mulai dari pertanyaan “Bagaimana masjid tersebut berdiri begitu indah dan mempesonanya?”. Serta, “Kegunaan apa saja selain hanya untuk ibadah shalat masjid ini?”.
Masjid kecil tapi indah ini, terletak di jalan Bhakti VI/1 komplek pajak, kemanggisan, Jakarta Barat. Masjid berukuran 15x15 m ini berdiri tanggal 13 Agustus 2002 dan telah disahkan oleh walikota Jakarta Barat.
Tahukah kalian? Awalnya masjid indah yang bernama NurAmaliah ini, adalah sebuah musola kecil yang didirikan tidak jauh dari tempat masjid sekarang ini. Bapak kepala sekolah pada masa itu, bapak alm.Soelarjohadi adalah pencetus ide membongkar mushola tersebut, dan mendirikan tempat sholat yang jauh lebih baik lagi atau dengan kata lain masjid, tak jauh dari tempat asal mushola tersebut. “Kira-kira dibongkar pas jaman pak alm. Soelarjohadi. Kenapa dibongkar? Mungkin karena udah lama biar bagus aje. Hihihi.”, kata seorang alumni berinisial E. “Dari masuk pintu gerbang 78 kan ada jalan menurun tuh, langsung belok kanan, susuri lorong pertama dulu adalah aula, sampai mentok belok kiri pertama adalah mushola kemudian baru kelas-kelas.”, tambah E. Seorang guru menambahkan bahwa proses pembongkaran mulai dilakukan sekitar tahun 1993 kurang lebihnya. Tapi saat 1994, almarhum diganti karena masa jabatan yang habis.
Masjid ini jika dilihat dari kejauhan tidak tampak serupa seperti masjid biasanya. Bentuk bangunannya yang unik membuatnya tampak berbeda. Masjid ini jika dilihat dari empat penjuru mata angin tampak simetris.
Pada masjid ini terdapat empat buah tangga yang menghubungkan kedua lantai masjid. Lantai satu digunakan hanya untuk kaum muslimah, dan sebaliknya di lantai dua hanya untuk kaum muslimin. Pada lantai satu terlihat banyak sekali kaca yang digunakan pada dinding masjid. Tentu saja ini bertujuan agar cahaya dapat masuk sehingga menghilangkan ke pengapan di dalam ruangannya. Selain itu, lantai dua masjid ini sangat unik karena ruangan shalatnya tidak menggunakan ventilasi atau kaca. Loh, bagaiman bisa? Ya bisalah! Lantai dua masjid ini seperti ruangan terbuka seperti gubuk-gubukan yang digunakan oleh petani saat istirahat. Tentu itu bertujuan agar cahaya dan udara dari alam bisa masuk(kadang-kadang disebut AC alam).
Tapi jangan kira fasilitasnya hanya sekedar sajadah saja. Bahkan masjid ini dapat menggugah inspirasi pengunjungnya dengan fasilitas yang di telah ada. Pasti anda penasaran, bukan? Banyak sekali fasilitasnya sehingga tidak bisa dijabarkan secara detail. Diantaranya perpustakaan, ilustrasi pembelajaran, dll. Sampai-sampai sound system, televisi, dan kamera digital ada juga loh!
Kita dapat mengunggah pikiran dan pemahaman kita dengan membaca. Di masjid ini banyak sekali sarana-sarana untuk membaca. Antara lain, papan pengetahuan yang menjabarkan secara singkat dan padat mengenai sejarah nabi, hari akhir, asal mula alam semesta, bahkan yang paling menegangkan pun ada, yaitu bertemakan Surga dan Neraka. Selain itu perpustakaan masjid mampu menampung kurang lebih tujuh ratus buku yang siap dibaca oleh pengunjungnya. Wah, berapa lama ya untuk membaca tujuh ratus buku sampai habis? Pastinya lama sekali dan butuh kesabaran dalam membaca tiap lembar halamannya.
Tak hanya penjelasan di atas, masjid ini juga merupakan markas besar pasukan ROHIS SMAN 78. Dalam mengurus fasilitas masjid, ROHISlah pengurusnya. Berbagai kegiatan diadakan di masjid ini, mulai dari perayaan hari besar, rapat, perlombaan islami, wah pokoknya macam-macam deh! Bahkan, piala-piala yang berhasil diperoleh ROHISpun terpampang jelas sebagai keberadaan ROHIS yang tidak bisa dihilangkan. Ini menunjukkan bahwa ROHIS SMAN 78 bisa unjuk gigi dan mengharumkan nama 78.
Jadi, masjid Nur Amaliah ini bukan hanya sekedar tempat ibadah yang indah juga. Tetapi menyajikan berbagai hidangan-hidangan pengetahuan yang telah disediakan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kita sebagai kaum Islam. Masjid indah nan sejuk ini juga menambah keindahannya dengan dikelilingi pohon-pohon yang teduh. Tak jauh dari masjid juga ada sebuah saung dimana kita bisa menikmati udara segar pepohonan yang teduh. Jika saja beragam fakta ini diketahui masyarakat sekolah, tidak hanya kalian, pasti warga SMAN 78 akan beramai-ramai mengisi waktu mereka dengan pergi ke masjid menarik yang satu ini. Sehingga masjid dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, betul tidak, teman?
POSTED BY:@kataRIBAAY