Selasa, 23 September 2014

BINARY 1101(MATRIKULASI HMIF)


CINTA 01


TIANG MAN OF THE DAY

Matahari telah melewati paruh hidupnya hari ini. Sedikit tergelincir ke arah barat dn menyingsingkan bayang-bayang setiap insan. Hampir cerah di keseluruhan kota Bandung. Tiada saat yang paling nyaman kecuali liburan menunggu ramadhan dengan kegiatan. Yap, kegiatan kampus selalu ada dan mengisi kesibukan seorang mahasiswa yang baru dijuruskan ke bidang informatika dengan NIM baru yang menggantikan NIM lama yang sudah kusam dan rapuh (ciee.. lebay).

Bagi saya tidak seru hidup di kampus tanpa kegiatan ekstra seperti organisasi dan diisi dengan acara-acara seru nan lebay. Kuliah tanpa organisasi itu bagaikan makan indomie tanpa telor, enak sih tapi gak greget. Karena saya masih baru dijuruskan pasti agenda utama yang dihadapan saya adalah osjur. Osjur jurusan yang saya masuki ini disebut SPARTA.

HMIF adalah sebuah himpunan mahasiswa bidang Informatika dan Sistem Teknologi Informasi. Siapapun yang ingin memasuki gerbang pintu kerajaan himpunan ini pasti akan melewati SPARTA. Acara yang dikemas seseru mungkin namun dengan esensi yang penting. Selalu ada saja keceriaan dan keseruan yang bisa ditertawakan dalam acara ini.
(wkkwkw…^_^ )

            Ini merupakan pertemuan pertama saya pada acara SPARTA. Saat seekor kortang yang bernama Nicholas menjadi korban keganasan seekor tiang. Dimulai mobilisasi ke ruangan keramat dengan AC super besar namun tetap panas dan kapasitas penghuni seratus dua puluh orang. Ruangan ini memiliki nomor tujuh enam nol dua. Angka misterius yang katanya selalu dikenang karena merupakan tempat angker untuk kuliah dan digunakan setiap saat.

            Di ruangan yang gerah dan panas ini, saya dapat pencerahan  tentang klub-klub di HMIF. Eitss,.. bukan klub gelap atau klub malam, tapi klub yang berkreativitas dan penuh keseruan. Beberapa contoh seperti klub futsal, gamers, jalan-jalan,dll. Seru banget ya!!

            Nah, saya juga diajarkan tentang Mars Informatika(bukan planet mars loh ya…)
, Hymne dan lagu-lagu.  Dilanjutkan oleh perkenalan teman-teman saya yang imut-imut.

            Pertama adalah Visat, pria bernama satelit ini adalah orang yang cuek dan tergolong jarang bergaul. Tapi itu dulu, sekarang  udah jadi begitu deh…(Hayoo penasaran kan…). Yang kedua adalah Candy (bukan permen loh ya…  tapi , emang namanya kayak gitu). Permen ini(eh, Candy maksudnya) adalah teman sekelas fisika saya selama dua semester. Dia berkacamata, pendek, dan tidak kurus. Lalu perkenalan berikutnya adalah anak manusia, seorang wanita yang pernah dicalonkan sebagai Srikandi di ITB.(Waduh apaan tuh?) Ya, Itu adalah acara saingan abang-none dan miss Indonesia dengan peserta kemungkinan jomblo. Berikutnya Cat Woman, iya wanita kucing, dia suka kucing tapi gak pernah bisa berubah jadi kucing.(Yaiyalah, kan bukan siluman). Dia akan mengangis dan marah jika ada kucing yang terkhinati.
            Acara sudah semakin sore dengan mentari sudah tidak seperkasa siang hari, saya dan kawan-kawan dimobilisasi ke Saraga. Disinilah legenda Tiang Man of The Day dimulai.  Bermain bentengan dengan angkatan atas-yang disebut CAPTCHA . Saking seru dan hebohnya acara, sampai ada kutukan yang terjadi. Sebuah tiang berinisial “T” telah tertabrak makhluk berinisial “N” yang merangkap jabatan sebagai koordinator angkatan saat itu. Akibatnya makhluk itu(N for Nicholas) mendapat empat belas jahitan di muka. Hal ini tidak sia-sia karena akhirnya Nicholas lah yang menjadi Man of The Day.

ALL ABOUT MAHASISWA

            Gedung ini tak asing lagi bagi mahasiswa tahap persiapan bersama. Gedung yang biasa digunakan untuk kuliah umum namun terletak berhadapan dengan gedung Comlabs. Tapi hati-hati, jangan sampai tertukar dengan gedung TVST karena bentuk yang mirip dan terletak sebelahan. Tepat sekali ini disebut Oktagon dengan bentuk segi delapan.

            Dengan suasana matahari yang masih terik, disinilah kami berkumpul di hari kedua SPARTA. Pada hari ini saya disuruh membawa uang lima belas ribu rupiah untuk biaya pendidikan. Maklum menyewa orang yang sudah senior dan aktif di Kabinet Mahasiswa. Kemudian saya dimobilisasi ke ruangan angker bernomor tujuh enam nol dua.

Materi yang dibahas kali ini tentang Kabinet Mahasiswa, Komponen-komponennya, Garis waktu atau sejarah kemahasiswaan di ITB, Aturan Dasar Anggaran Rumah Tangga Kabinet Mahasiswa, Bagan Kabinet Kemahasiswaan, dan terakhir tentang pengenalan Kabinet Mahasiswa periode 2014.

Setelah itu dibagi lima kelompok untuk berdebat. Kelompok-kelompok ini dimoderatori oleh Reza. Semakin ramai acaranya karena debat itu pasti ada yang lucu jika salah logika.

Seperti biasa ritme SPARTA sebelumnya, saatnya pengenalan individu. Dimulai dari Randi, seorang anak kecil baik hati, jika besar tetap bagi saya kecil (kidding). Kedua adalah Eveline Purnama , dia punya nama cina yang saya gak ngerti, karena saya cuma pernah belajar bahasa arab. Lanjut yaitu Prabowo, tapi dia bukan capres kita, nama lengkapnya adalah Faisal Prabowo, namun karena dia sering menjarkom orang, saya selalu menyebutnya faisal jarkom.  Nah, yang terakhir ini tidak bisa terlihat saking gelap kulitnya. Namanya Miftah dia suka kelelawar, mungkin dia pernah masuk goa dan menghilang.

Akhir dari pertemuan ini berjalan dngan damai dan tenteram tanpa tawuran.(yayalah) Sehingga predikat Man of The Day diberikan kepada Chairuni Aulia. Maklumlah, udah biasa debat bahasa Inggris. Tapi saya tidak kalah karena saya jawara Olimpiade Fisika(sombong).








AMAZING RACE

            Hari ini adalah hari sabtu dengan mentari belum terlalu lama tampil di singgasana. Masih pagi hari sekitar pukul tujuh tiga puluh. Dimulai dengan berkumpul di gedung yang beersegi delapan yaitu Oktagon. Kemudian dilanjutkan dengan mobilisasi ke lapangan sipil. Di lapangan sipil dilakukan cek kehadiran, cek spek, doa bersama, dan menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Cek spek dipimpin oleh Kevin Yauris dan bernyanyi dipimpin oleh Andra.
            Selanjutnya, dipimpin oleh kak Yanfa dan kak Kanya, dilakukan perkenalan oleh peserta yaitu Ivan  (penggemar cherrybelle dan JKT 48 ), Raihannur (Dskripsinya gitu y..), Irfan, Yoga, Marcel , dan seorang panitia SPARTA, Kak Bram.
Selesai perkenalan diri, saya diberikan penjelasan tentang Amazing Race. Dalam Amazing Race ini ada 3 pos wajib dan 7 pos sunnah. Diberikan 3 clue tentang 3 pos wajib tersebut, yaitu:

Clue 1: Taman rias depan bang beni
Clue 2: Melihat dalam gelap
Clue 3: Taman dimana aku ga olahraga
Pukul 09.30, peserta berangkat ke pos. Pos wajib pertama bagi kelompok saya adalah pos clue 2. Di pos ini, ada kak Ahmad, kak Susanti, dan kak Ghani yang menjelaskan tentang komunitas Cyber dan Web di HMIF. Kemudian dilakukan games berupa menerbangkan pesawat kertas sejauh jarak yang ditentukan. Kelompok saya gagal sehingga tidak mendapat apa-apa.
Pos wajib kedua adalah pos clue 1. Disini dijelaskan tentang komunitas Mobile App dan Games. Games yang diberikan adalah mengurutkan anggota kelompok berdasarkan urutan tertentu, seperti tanggal ultah mantan, panjang leher, jumlah saudara, dll. Kelompok saya berhasil memenangkan 2 buah lidi panjang.

Pos wajib ketiga adalah pos clue 3. Disini dijelaskan tentang komunitas Competitive Programming. Games yang diberikan adalah melepaskan simpul dari rafia. Kelompok saya membutuhkan 30 menit untuk menyelesaikannya. Karena berhasil, kelompok saya mendapat hadiah kain perca.

Pos sunnah pertama terletak di Gasibu, dengan clue “Kentutnya istrinya kakeknya anaknya kakak saya.” Di pos ini, setelah ishoma, diberikan games yaitu menjumlahkan 4 buah angka agar menjadi angka 24. Kelompok saya mendapat 2 kertas krep dari pos ini. Selain itu, dijelaskan juga tentang startup perusahaan di HMIF.

Pos berikutnya memiliki clue berupa nomor telpon sebuah SMP. Di pos ini diberikan game berupa hangman. Kelompok saya mendapat 1 plastik di sini. Di sini juga dijelaskan tentang karya-karya anak HMIF, salah satunya aplikasi Smoothie yang bisa mengubah lagu yang diputar sesuai mood pendengar.

Pos sunnah ketiga memiliki clue Good R-Wind (Bagus R-Angin). Games di pos ini adalah memindahkan 4 karet gelang dengan sedotan sekali bolak-balik. Di pos ini hadiahnhya adalah 1 kardus. Disini dijelaskan tentang salah satu karya anak HMIF berupa aplikasi pemantau kemacetan.

Pos terakhir memiliki clue logo Rabbani dan tulisan DU. Games disini berupa 10 pertanyaan seputar 2 buku karya anak HMIF, salah satunya yaitu buku Viva Smanda. Kelompok saya menjawab 4 pertanyaan sehingga mendapat 2 pasang sumpit. Disini dijelaskan bahwa karya HMIF tidak selalu tentang programming, tetapi bisa juga berupa sastra dan lain sebagainya. Setelah dari pos ini, peserta kembali ke ITB untuk ishoma.
Setelah istirahat, barang-barang yang didapatkan sepanjang games dan barang-barang yang dibawa (gunting, selotip, alat mewarnai, lem fox) harus digunakan untuk membuat karya bebas yang akan dipresentasikan di depan panitia dan peserta lainnya. Waktu yang diberikan adalah 1,5 jam. Kelompok saya membuat sebuah akuarium dengan background pertandingan bola dengan 4-5 orang-orangan kertas yang sedang menonton pertandingan bola, ditambah bendera HMIF. Makna karyanya adalah HMIF nonton bola.
Karna waktunya mepet, tiap kelompok cukup mengenalkan karyanya saja, sementara penjelasan akan dilakukan di day SPARTA selanjutnya. Acara ditutup sekitar pukul 17.30.
Kesan saya mengenai day 3 ini adalah acaranya sangat menarik, dengan berbagai games dan penjelasan yang dikemas dalam kegiatan Amazing Race, sehingga acaranya jadi lebih seru. Saya cukup menyesal karena ketinggalan penjelasan yang disampaikan saat day dan tidak bisa merasakan keseruan day 3 ini bersama kelompok saya.







KULI DADAKAN

            Pada pagi yang cerah ini, matahari tampak bersinar terang. Tak satupun sang penutup matahari terlihat melainkan bagai lembaran tipis di langit luas. Sangatlah cerah untuk sebuah hari dengan senyuman. Hari ini adalah tanggal empatt belas juli.
            Tema acara Sparta kali ini adalah bebagi senyuman. Diawali dengan saya berkumpul di Lapangan Cinta yang penuh cinta. Setiap kelompok pada acara ini membuat karya-karya dari amazing race, dan masing-masing menjelaskan esensinya.
            Saya sekelompok dengan Hanifa di kelompok dua. Kita membuat karya TV Sparta. Eh, bukan kita deh. Jujur, saya gabut banget dalam karya ini dan voila.. tiba-tiba udah jadi.
            Setelah itu saya dibagi menjadi kelompok kecil berjumlah 3 orang seperti roda bajaj. Yaitu saya, lukman, dan wawan. Kami ditugaskan di Pasar Cihaurgelis dan saat itu kami berputar-putar terlebih dahulu keliling-keliling pasar sebelum membantu seorang kuli tukang angkut barang. Kalau kelompok lain ngupas kacang sambil ngobrol, kami malah gak bias ngobrol dulu. Angkut dulu semua barang-barang baru kita berbincang-bincang dengan salah satu kuli di Paasar.
            Kuli-kuli di pasar ini rata-rata tidak berpuasa karena tuntutan kerja yang berat sehingga ketika wawancara, si abang asik merokok. Saya suddah biasa melihat kejadian seperti ini karena saya juga tinggal di dekat pasar. Saya mendengar betapa sulitnya berjuang untuk hidup hanya untk pekerjaan halal, saya mendengar bahwa ada diantara mereka yang sudah S1 tapi kerjanya jadi kuli. Itu membuat saya prihatin dan tantangan sendiri bagi mahasiswa.
            Ada juga kakek-kakek tukang becak yang membawa adonan tepung puluhan kilo untuk diberikan kepada penjual kerupuk. Saya membantu membawakan adonan tersebut sementara teman saya gak mau angkut katanya berat. Waduh nguli lagi nih saya.
            Tapi, Alhamdulillah akhirnya semua sudah selesai, merekapun senang dengan bantuan kami meskipun cuma bantu sebentar. Tapi saya melihat mereka senang masih ada yang peduli terhadap mereka. Setelah itu kami beristirahat di POM bensin sekitar Pasar Cihaurgeulis. Dan berhenti ketika disuruh kumpul jam sebelas untuk kembali ke ITB.

Entri Populer

Pengikut